Wakil Bupati Kendal Hadiri Penyaluran Zakat ASN Kemenag Untuk Warga Terdampak Banjir

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki menyerahkan bantuan dari Kantor Kemenag Kendal kepada warga yang terdampak banjir di Dukuh Krayapan, Desa Purwokerto, Kecamatan Brangsong, Rabu (3/3/2021).

 

HALO KENDAL – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) melaksanakan Pentasyarufan atau penyerahan zakat ASN kepada masyarakat yang terdampak banjir di Desa Purwokerto, Kecamatan Brangsong, Wonorejo, Kecamatan Kaliwungu dan Pidodo Kulon, Kecamatan Patebon, Rabu (3/3/2021).

Dalam kegiatan pentasyafuran di Desa Purwokerto Kecamatan Brangsong dihadiri Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kendal, Mahrus, dan beberapa pejabat lainnya.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kendal, Mahrus mengungkapkan, seluruh ASN di lingkungannya dipotong penghasilannya sebesar 2,5% untuk zakat.

Menurutnya, salah satu tujuan pengumpulan zakat tersebut adalah untuk kegiatan sosial, dan juga kegiatan-kegiatan lainnya yang dikelola oleh UPZ.

“Pengumpulan dilakukan oleh UPZ, diserahkan kepada Baznas Kendal, yang kemudian ditasyarufkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Seperti kepada masyarakat yang terdampak banjir beberapa waktu lalu,” terangnya.

Dikatakan, penyaluran zakat kali ini diwujudkan dalam bentuk sembako kepada masyarakat terdampak banjir. Yakni Kecamatan Kaliwungu, Brangsong dan Patebon.

“Untuk Desa Purwokerto, Brangsong ada 200 paket yang kami salurkan, kemudian Desa Wonorejo, Kaliwungu 300 paket dan 115 paket di Desa Pidodokulon, Patebon,” jelasnya.

Kepala Desa Purwokerto, Prasetyo mengucapkan terima kasih atas penyaluran kepada warganya yang tertimpa musibah banjir.

“Terima kasih atas bantuannya kepada warga kami, khususnya warga Dukuh Krayapan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa membantu meringankan beban warga kami,” ujar Kades Purwokerto.

Sementara itu, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki mengapresiasi apa yang dilakukan ASN di lingkungan Kemenag dengan menyisihkan penghasilan untuk zakat dan disalurkan kepada masyatakat yang membutuhkan.

Basuki yang hadir usai melakukan peninjauan lokasi TMMD di Desa Kartikajaya Kecamatan Patebon, merasa terharu dan salut atas keteguhan hati masyarakat yang tertimpa musibah banjir.

“Saya angkat topi dan salut atas keteguhan hati masyarakat Dukuh Krayapan, Desa Purwokerto, yang tabah dan kuat saat menghadapi musibah banjir,” ungkap Wakil bupati yang akrab disapa Pakde Bas tersebut.

Ditambahkan, dalam rangka mencegah terjadinya banjir, tentunya harus dicari akar permasalahannya. Bisa saja terjadi atas keteledoran masyarakat itu sendiri yang kurang bisa menjaga lingkungannya.

“Mari kita sama-sama kelola dan lestarikan alam, agar ke depan tidak terjadi lagi bencana banjir. Selain itu tingkatkan kepedulian di lingkungan dengan menjaga kebersihan di daerahnya masing-masing,” tandas Basuki.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Windu Suko Basuki kepada beberapa warga dengan menerapkan protokol kesehatan.

Menjawab masukan dari salah satu tokoh masyarakat Turmudi agar ada normalisasi Kali Wedus, Basuki mengaku akan segera melakukan pengecekan.

“Ini harus kita cek dulu, sungai itu di bawah kewenangan pemerintah pusat atau provinsi atau kabupaten. Hari ini sudah digedok, Insya-Allah nanti kita perhatikan, dan kalau sungai kabupaten, program bantuan 100 sampai 300 juta bisa diarahkan ke sana,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Basuki juga mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan mendukung pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Kendal.

“Tidak sakit kok, saya sudah divaksin. Jadi saya minta kepada masyarakat untuk mendukung program ini dan terus mengikuti apa yang dianjurkan oleh pemerintah. Mari kita berdoa bersama, agar pandemi ini segera berakhir dan masyarakat tidak merasa khawatir lagi penyebaran virus corona,” pungkasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.