Wabup Yuli Hastuti : Jangan Sampai Muncul Klaster Pilkada

Wakil Bupati Hj Yuli Hastuti SH, ketika membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) kewirausahaan, bagi para purnatugas atau pensiunan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo, di Hotel Ganesha. (Foto :  Purworejokab.go.id)

 

HALO PURWOREJO :  Para anggota Korps Pengawai Negeri Republik Indonesia (Korpri), termasuk yang purna tugas, diharapkan dapat menjadi contoh pada masyarakat, tentang penerapan protokol kesehatan, termasuk ketika memberikan suara di TPS. Jangan sampai moment pesta demokrasi ini justru memunculkan klaster baru Covid-19.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Hj Yuli Hastuti SH, ketika  membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) kewirausahaan, bagi para purnatugas atau pensiunan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo, di Hotel Ganesha, belum lama.

Pembukaan bimtek di Hotel Ganesha, itu juga dihadiri Ketua Korpri Kabupaten Purworejo Dr Sukmo Widi Harwanto SH MM, pengurus Korpri drg Nancy Megawati Susilo MM, Agus Ari Setydi, S.Sos, Ir Suranto MPA, dan sejumlah pengurus.

Yulis Hastuti pada pesta demokrasi pilkada serentak tahun ini, penyelenggaraanya agak berbeda dibanding pesta-pesta demokrasi sebelumnya. Tahun ini di seluruh dunia sedang terjadi pandemi Covid-19.

Karena itu semua tahapan, utamanya pada saat pemungutan suara, harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Jangan sampai momentum lima tahunan ini justru menjadi klaster baru dalam penyebaran wabah Covid-19.

“Saya berharap seluruh anggota Korpri termasuk para purna tugas, agar menjadi pelopor dalam menciptakan pilkada aman dan selamat dari Covid-19.  Jadilah contoh dalam menerapkan protokol kesehatan, serta ingatkan warga lain yang tidak patuh. Dan yang tidak kalah penting adalah menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab,” harap Yuli Hastuti, seperti dirilis Purworejokab.go.id.

Dalam sambutannya pada acara Bimtek tersebut, Yuli Hastuti juga mengapresiasi Pengurus Korpri Kabupaten Puworejo, yang untuk kesekian kalinya menunjukkan perhatian dan kepedulian kepada anggotanya. Salah satunya adalah dengan memberikan tali asih, kepada PNS yang purnatugas.

Bukan hanya tali asih yang berujud uang atau barang, tetapi KORPRI juga memberikan bekal yang jauh lebih berharga melalui bimbingan teknis kewirausahaan.

Selain itu Yuli Hastuti berharap, para PNS yang purnatugas, dapat melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara, walaupun tidak lagi menjadi PNS.

Karena dengan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki selama ini, tentu masih banyak pemikiran dan tenaga yang bisa disumbangkan.

Sementara itu Ketua Korpri Sukmo Widi Harwanto menjelaskan, pemberian tali asih bagi purna tugas tugas PNS merupakan program Korpri. Tali asih diberikan kepada 1663 orang dengan total anggaran Rp 831 juta lebih. Tentunya anggran ini cukup besar dan akan diberikan semua secara bertahap.

Selain tali asih lanjut Sukmo, bahwa Korpri juga menyelenggarakan kegiatan bintek untuk purna tugas dengan harapan para pensiunan PNS akan memiliki peluang usaha dengan bekal keterampilan kewirausahaan. Bimtek ini diikuti 50 peserta, yang akan dilatih membuat minuman beserta peluang pemasarannya. “Kegiatan Bimtek ini juga sekaligus dirangkai penyerahan hadiah kejuaraan berbagi lomba dalam rangka HUT Korpri,” jelasnya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.