Wabup Kendal Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Pesantren Lansia Kangkung

Wabup Kendal, Windu Suko Basuki didampingi Camat Kangkung, saat berbincang dengan Pengurus Pesantren Lansia di Desa Truko, Kangkung, Jumat (12/3/2021).

 

HALO KENDAL – Program vaksinasi terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Kendal, yang saat ini lebih fokus kepada golongan lanjut usia (lansia). Salah satunya di panti atau dikenal dengan Pesantren Lansia, Desa Truko, Kecamatan Kangkung.

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki saat meninjau kegiatan vaksinasi lansia penghuni pesantren, juga menyempatkan diri untuk berkeliling dan melihat kondisi pesantren tersebut, Jumat (12/3/2021).

Pengurus Pesantren Muslihah menjelaskan, alasan dinamakan Pesantren Lansia, karena dengan nama panti manula, banyak warga yang merasa keberatan.

“Jadi panti ini kami namakan Pesantren Lansia Husnul Khotimah,” kata Muslihah Kepada Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki.

Dikatakan, saat ini lansia yang mengikuti kegiatan pesantren ada 120 orang. Terdiri dari lansia perempuan sebanyak 80 orang, sisanya 40 lansia pria.

“Embah-embah yang ada di sini datang dari beberapa kecamatan di Kendal. Seperti dari Kecamatan Kangkung, Kecamatan Cepiring dan Gemuh. Alhamdulillah untuk ruangan masih cukup menampung,” terang Muslihah yang kesehariannya sebagai perangkat desa setempat.

Ditambahkan, metode yang diberikan di pesantren lansia ini meliputi kajian-kajian keagamaan, materi keterampilan prakarya dan peyuluhan kesehatan.

“Bahkan kami juga mengadakan Posyandu Lansia. Selain itu, kami juga adakan Jumat Berkah seperti senam lansia dan makan bersama,” imbuhnya.

Dalam kesempatan bertemu Wabup Kendal, Muslihah mengungkapkan, saat ini pihaknya sangat membutuhkan mobil operasional untuk menjemput para lansia di desa-desa.

“Kami berharap kepada pemerintah daerah, untuk dapat membantu mengupayakan pengadaan armada untuk operasional panti. Dalam rangka antar jemput para lansia di desa-desa,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki mengaku salut atas kepedulian warga dalam mewujudkan pesantren lansia tersebut.

“Kami apresiasi atas kepedulian dari orang perorang, dengan membentuk atau membangun pesantren lansia ini, yang biayanya secara swadaya,” ungkapnya.

Menanggapi adanya permintaan dari pengurus pesantren tersebut, Wabup yang akrab disapa Pakde Bas ini, akan menyampaikan kepada dinas terkait dan akan mengawal pelaksanaannya.

“Kami selaku pemerintah daerah dengan adanya masukan dari pengurus pesantren ini, tentunya, kami akan support dan juga akan membantu dalam hal sarana prasarana pendukung panti ini. Sehingga ke depan bisa berguna bagi para lansia di Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Sementara itu Pengasuh Pesantren Lansia, Mukhlisin mengatakan, dengan adanya atau pesantren ini, agar para lansia ada kegiatan dan bisa saling bersilaturahmi.

“Jadi tujuan kami menerima lansia yang ingin tinggal di sini, tapi tidak memisahkan anak dengan orang tua. Karena disini kami memberikan edukasi layaknya pesantren, juga ada interaksi antara orang tua dan anak,” tukas Mukhlisin.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.