in

Wabup Blora Perintahkan Jajarannya Perbaiki Data Kemiskinan

Wakil Gubernur Jawa Tengah, H Taj Yasin Maimoen memimpin rapat secara virtual koordinasi replikasi program desa atau kelurahan dampingan di Jawa Tengah, Jumat (3/9), dari Gedung A Lantai 2 Kompleks Gubernuran Jawa Tengah. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati ST MM, selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten, memerintahkan jajarannya untuk segera menindallanjuti arahan Pemerintah Provinsi Jateng, dalam pengentasan kemiskinan. Salah satu upaya yang perlu segera dilakukan, adalah memperbaiki data penduduk miskin di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati ST MM, seusai rapat koordinasi replikasi program desa atau kelurahan dampingan di Jawa Tengah, Jumat (3/9). Rapat dipimpin Wakil Gubernur Jawa Tengah, H Taj Yasin Maimoen selaku Ketua TKPK  Provinsi Jawa Tengah, dari Gedung A Lantai 2 Kompleks Gubernuran Jawa Tengah.

Adapun Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, mengikuti secara virtual, dari aula lantai 2 gedung Bappeda Blora.

“Mari kita bersinergi untuk menindaklanjuti arahan Wakil Gubernur. Dengan data yang baik, penangggulangan kemiskinan akan lebih terarah dan terukur. Saya minta untuk Blora dapat mereplikasi dan memperluas sasaran program satu OPD satu desa dampingan untuk mengentaskan kemiskinan,” kata Wabup Tri Yuli Setyowati, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Wakil Gubernur dalam sambutan pengarahannya menyampaikan agar OPD untuk segera turun ke lapangan, memberikan pendampingan ke desa-desa yang dampingannya.

“Saat ini kondisi Covid-19 sudah membaik. Jadi saya minta kepada OPD yang memiliki desa bimbingan, untuk segera turun ke lapangan, karena beberapa waktu yang lalu sulit untuk turun ke lapangan memberikan pendampingan, karena kesibukan kita menangani persebaran Covid-19 dan menyelesaikan sinkronisasi pendataan Covid19,” kata Wagub Taj Yasin.

Lebih lanjut Wagub memberikan arahan untuk penanganan kemiskinan, OPD terkait untuk melakukan pendataan seberapa tingkat kemiskinan saat ini.

“Untuk penanggulangan kemiskinan yang paling pokok adalah memperbaiki data DTKS. Sinkronisasi data kemiskinan penting. Saya ingin, ada pendataan anak yatim di desa dampingan kita dan berapa banyak masyarakat yang bisa menjadi orang tua asuh mereka,” kata Wagub Jateng.

Dikatakannya, akibat pandemi ini tidak hanya angka kemiskinan yang naik tetapi juga angka yatim piatu. Kita semua punya tanggung jawab. Apa yang kita pimpin itu nanti pertanggungjawaban.

“Saya mau kita benar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang miskin. Semoga apa yang menjadi ikhtiar kita dengan satu OPD satu desa dampingan mendapat ridho dari Allah untuk memberikan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Jawa Tengah, dokter Yulianto Prabowo Mkes, menyampaikan tujuan rakor ini untuk menyamakan persepsi menuju desa lebih sejahtera.

“Kami laporkan kepada Wakil Gubernur selaku Ketua Tim TKPK Provinsi JawaTengah, rakor diikuti oleh Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota dan tim TKPK 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, secara virtual, agar diperoleh kesamaan pandangan untuk pendampingan desa. Selain itu pemerintah kabuopaten dan kota mampu mengoptimalkan dana desa untuk pendampingan desa, sehingga desa-desa di Jawa Tengah lebih sejahtera,” ungkapnya.

Dalam rakor ini disampaikan pula beberapa materi dari¬†Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah dengan materi Pelaksanaan Gerakan “Satu Perangkat Daerah Satu Desa Dampingan Menuju Desa Lebih Sejahtera” di Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah dengan materi Coaching Bagaimana Pelaksanaan Desa dan Kelurahan Dampingan.

Kemudian, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah dengan materi Pentingnya Updating Data DTKS Dan Coaching Langkah-langkah OPD dalam Pendampingan Verval DTKS di Desa dan Kelurahan Dampingan.

Berikutnya, Kepala Dinas Permasdes Provinsi Jawa Tengah memberikan materi Optimalisasi Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pemanfaatan Dana Desa untuk Penanggulangan Kemiskinan.

Hadir dalam rakor ini Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Ketua Baznas Kabupaten Blora, STAI Khozinatul Ulum, STAI Al Muhamad Cepu, STAI Muhammadiyah Blora dan tim TKPK Kabupaten Blora. (HS-08)

Share This

Akhiri Masa Jabatan Pj Sekda, Edy Supriyanta Ajak Jajaran Pemkab Rembang Bersabar

Bersepada ke Desa Purworejo, Bupati Blora Terima Keluhan Petani Cabai