Vitalnya Peran Mane dalam Mengonversi Peluang

Sadio Mane/dok.

 

HALO SPORT – Setelah hancur-hancuran dipermak Aston Villa, Liverpool siap melakoni pekan kelima Liga Primer Inggris musim 2020-2021. Tantangan laga kelima pun tidak mudah.

The Reds akan terlibat duel kontra tim sekota (Merseyside derby) melawan tuan rumah Everton di Goodison Park, Sabtu (17/10) mulai pukul 18.30 WIB. Partai ini dimainkan tepat pada jam makan siang di Negerinya Ratu Elizabeth II.

Ini merupakan Merseyside derby yang ke-288. Sebuah pertandingan yang menjanjikan permainan penuh tensi di lapangan.

Everton berambisi memenangi lima laga liga pembukanya yang bisa mereka capai untuk kali pertama sejak 1938-1939.

Namun, The Toffees tanpa kemenangan dalam 19 pertemuan liga dengan Liverpool (11 seri, delapan kali kalah).

Everton terakhir menang atas Liverpool (2-0) terjadi pada Oktober 2010.

Sebaliknya, The Reds tidak terkalahkan dalam 22 pertandingan terkini melawan tetangganya ini di semua kompetisi.

Si Merah bertekad tidak panik dan menjadikan partai ini sebagai ajang kebangkitan. Tiga kelemahan saat jumpa Villa, yakni malas, lesu dan cepat berpuas diri, akan dibuang jauh-jauh.

Juara bertahan Premier League itu bakal kembali diperkuat winger Sadio Mane yang telah sembuh dari serangan virus korona. Juga sudah fit dua gelandang penting, Thiago Alcantara dan Jordan Henderson.

Mane sangat vital untuk urusan mengonversi peluang. Kegarangannya akan menakutkan tim mana pun.

Penyerang asal Senegal itu masih tajam musim ini. Dari total 130 berkostum The Kop, dia menyumbang 66 gol.

Namun, manajer Juergen Klopp punya masalah di posisi kiper dan pendamping bagi bek tengah Virgil van Dijk.

Alisson Becker masih cedera bahu sehingga Adrian, yang tampil buruk kala dibekap Villa, kembali jadi starter.

Untuk pasangan Van Dijk ada dua opsi. Tetap memasang Joe Gomez yang sedang menurun, atau memainkan Fabinho sebagai centre back.

Di kubu Everton, manajer Carlo Ancelotti cuma kehilangan bek tengah Yerry Mina yang mengalami cedera paha. Posisinya kemungkinan diisi pemain baru Ben Godfrey.

Ancelotti sangat bertumpu pada tiga pemain untuk mengeksploitasi kelemahan pasukan tamu.

Tiga pilar yang dimaksud adalah striker Dominic Calvert-Lewin plus dua tukang gedor, Richarlison dan James Rodriguez.

The Toffees dan Liverpool sama-sama menyiapkan dua skema. Formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1 tampaknya bakal jadi pilihan.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.