in

Viral Dua Orang Pria di Banjarnegara Lakukan Asusila, Polisi Tetapkan Tersangka

Konferensi pers pengungkapan video mesum yang viral di Banjarnegara oleh Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto. (Foto. Dok. Polda Jateng)

HALO SEMARANG – Dua laki-laki pemeran video mesum yang viral di Banjarnegara, Jawa Tengah, telah ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (15/2/2022). Polisi menyebut video mesum berisi penyimpangan seksual itu dijual oleh pelaku dengan omzet mencapai belasan juta rupiah.

Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto mengatakan, kedua terduga pemeran video gay tersebut menjual konten videonya. Video ini dijual Rp 150 ribu per link.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka J (24) dan V (17) ini menjual konten video yang mereka buat. Mereka menjual melalui media sosial. Tarifnya Rp 150 ribu per link,” kata Hendri.

Dari penjualan video gay selama dua bulan, tersangka mampu mendapatkan penghasilan mencapai Rp 17 juta. Menurut pengakuan pelaku, uang tersebut dibagi menjadi dua.

“Para member-nya membeli link yang mereka buat. Tersangka mengaku sudah mulai membuat dan menjual video sejak November 2021 lalu,” jelas Kapolres.

Dalam konferensi pers, tersangka J mengaku uang yang didapat digunakan untuk membeli sepeda motor.

“Dari penjualan video, Rp 10 juta sudah kami gunakan untuk membeli motor dan sisanya untuk senang-senang,” ungkap J.

Diberitakan sebelumnya, dua laki-laki pemeran video mesum yang viral di Banjarnegara, Jawa Tengah telah ditetapkan tersangka. Salah seorang pemerannya ternyata siswa kelas 1 salah satu SMA di Banjarnegara.

Video porno sesama jenis laki-laki itu awalnya ditemukan oleh tim patroli siber Polres Banjarnegara di media sosial, Minggu (13/2/2022). Unggahan video mesum itu ternyata dibagi menjadi beberapa bagian.

Seorang pemeran video mesum sesama jenis itu masih di bawah umur. Sehingga, merujuk pada Undang-undang nomor 11 tahun 2012, terduga V tidak ditahan karena masih di bawah umur.(HS)

Anggota DPR RI: Kebijakan JHT Cair Usia 56 Tahun Rugikan Pekerja

Kerja Sama Dengan IPMAFA, Unwahas Tingkatkan Jejaring antar-Perguruan Tinggi