in

Vespa Club Semarang, Panutan Tertib Di Jalan

Ketua Umum Vespa Klub Semarang, Sukasmanto.

 

HALO SEMARANG – Vespa Club Semarang (VCS) merupakan salah satu persatuan klub vespa legendaris di Kota Semarang. Berdiri sejak 16 Mei 1982, membuat klub vespa itu menjadi salah satu klub vespa tertua dan memiliki ratusan anggota dari berbagai kalangan.

Ketua VCS Sukasmanto mengatakan, klubnya merupakan satu di antara klub vespa resmi yang terdaftar di Ikatan Motor Indonesia (IMI).

“Vespa Club Semarang ini tercatat di Ikatan Motor Indonesia (IMI). IMI sendiri berada di bawah naungan pemerintahan, jadi VCS ini tergolong klub motor resmi,” kata Sukasmanto atau kerap disapa Mante, saat ditemui di kedainya Jalan Atmodirono No 7A, Semarang Selatan, Senin (9/8/2021).

Mante menyebutkan, seiring berjalannya waktu, jumlah klub vespa di Kota Semarang menanjak bertambah. Dulu, kata Mante, VCS merupakan embrio dari kemunculan klub-klub vespa saat ini.

“Kalau dulu Semarang hanya punya satu klub vespa, yakni VCS saja. Dengan alasan ingin independen dan tidak suka birokrasi, sekarang banyak yang mendirikan komunitas vespa sendiri,” tutur pria kelahiran 1967 ini.

Dikatakannya, berbeda dengan banyak klub vespa lainnya, VCS masih mensyaratkan anggotanya terdaftar dengan Kartu Tanda Anggota (KTA), dan diwajibkan mentaati tata tertib berlalu lintas.

“Di VCS, mayoritas vespa standard, artinya harus sesuai aturan main dari kepolisian, seperti ada surat-surat asal usul pemilik motornya, meskipun kadang karena tergolong motor tua, mungkin suratnya ada yang hilang atau bagaimana, tetap saya minta surat motor harus ada. Kemudian dia bayar pajak atau tidak, dan harus tertib di jalan,” papar Mante, yang pernah melakoni touring Jawa, Bali, Sumatera itu.

Bukan asal-asalan, aturan tersebut dilatarbelakangi oleh sebuah moto dari VCS sendiri, yaitu “Ing Margi Nuladani”.

“Kalau bisa menjadi klub motor memberi contoh di jalan, seperti tertib dalam berkendara,” ujar pemilik kedai Pegeca di kawasan Pleburan ini.

Jauh sebelum adanya wabah, kegiatan rutinan VCS diadakan di area Air Mancur Jalan Pahlawan Kota Semarang. Tepatnya setiap hari Jumat mulai pukul 21.30 WIB sampai selesai.

“Untuk kegiatan tahunan biasanya ada event memperingati hari ulang tahun VCS. Selain itu kadang kami juga melakukan bakti sosial, ada juga netred kegiatan kumpul kangen bersama klub vespa dari kota-kota lain,” terangnya.

Ia mengungkapkan, meski telah puluhan tahun mengibarkan kecintaannya terhadap napas tua, anggota klubnya sekarang tercatat tetap solid.

“VCS termasuk salah satu klub tertua di Indonesia, kalau tidak salah masuk urutan 12, dari klub motor resmi di Indonesia. Anak-anak vespa itu persaudaraannya luar biasa. Lihat saja saat di jalan, misal ada orang vespa motornya mogok, pasti dibantuin. Tidak hanya sesama klub vespa, tapi juga terhadap klub motor yang lain,” tandas Mante yang merupakan kepanjangan dari Mantan RT.(HS)

Share This

Peduli Anak Yatim Korban Covid-19, Polda Jateng Akan Luncurkan Program AKU SEDULURMU

Penurunan Muka Tanah di Semarang Kian Mengkhawatirkan