in

Vaksinasi Masyarakat Umum Di Kota Semarang Dimulai, Ini Ketentuannya

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Moh Abdul Hakam.

 

HALO SEMARANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang mulai membuka vaksinasi bagi masyarakat umum di 37 puskesmas yang ada di Kota Semarang. Vaksinasi bagi masyarakat umum dikonsep dengan metode 3 in 1.

Kepala Dinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, vaksinasi 3 in 1 artinya satu masyarakat umum ber-KTP Kota Semarang harus membawa dua lanjut usia (lansia) untuk mengikuti program vaksinasi.

Mereka bisa datang ke puskemas terdekat di tempat tinggalnya, untuk mengikuti program vaksinasi ini.

“Prinsipnya, satu non-lansia membawa dua lansia Kota Semarang. Yang satu non-lansia bisa semua lapisan masyarakat, tidak hanya petugas publik,” kata Hakam, Kamis (20/5/2021).

Di menjelaskan, lansia yang akan didampingi vaksinasi harus dipastikan terdaftar. Jika belum terdaftar, peserta vaksinasi harus mendaftar dahulu pada laman victori.semarangkota.go.id, dengan menyertakan data diri secara lengkap, memilih lokasi dan tanggal vaksinasi yang masih tersedia.

Upaya vaksinasi 3 in 1 dilakukan untuk menggenjot percepatan vaksinasi pada lansia. Pasalnya, vaksinasi lansia baru menyentuh 65 persen dari total 190 sasaran lansia.

Sedangkan, vaksinasi petugas publik sudah mencapai 90 persen.

Secara keseluruhan, program vaksinasi di Kota Semarang sudah menyasar sekitar 470 ribu warga.

“Ini kan baru petugas publik dan lansia. Usia-usia produktif di mana kasus terpapar banyak yang belum dilakukan vaksinasi. Ketika sudah dilakukan vaksinasi diharapkan yang terpapar turun,” imbuhnya.

Di sisi lain, vaksinasi drive thru 3 in 1 yang dilakukan di halaman Balai Kota Semarang sementara ditiadakan.

Menurutnya, Dinkes akan melakukan evaluasi terlebih dahulu karena lansia yang mengikuti vaksinasi drive thru masih minim.

Dalam satu malam, pihaknya menyiapkan 50 suntikan bagi lansia. Namun, rata-rata hanya 30 suntikan per malam. Pihaknya saat ini lebih fokus melakukan jemput bola ke setiap kampung.

“Sementara off dulu karena lansia yang ikut drive thru minimal. Kami sekarang lebih banyak mendatangi lansia ke RT RW,” pungkasnya.(HS)

Terkait Video Syur Tokoh Masyarakat, Kades Bulak Rowosari Kendal Buka Suara

Memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Ini Yang Dilakukan Satlantas Polrestabes Semarang