Vaksinasi Diklaim Mampu Turunkan Angka Penyebaran Covid-19 di Kendal

Kegiatan vaksinasi kepada lansia di Dusun Gisik, Kelurahan Karangsari, Kendal, Kamis (11/3/2021).

 

HALO KENDAL – Vaksinasi yang terus digalakkan, dirasakan memberikan pengaruh terhadap upaya menekan penularan Covid-19. Sehingga kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal, diklaim telah mengalami penurunan yang signifikan.

Hal ini disampaikan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay saat meninjau kegiatan vaksinasi bagi nelayan lansia dan pedagang ikan lansia, di Dukuh Gisik, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal, Kamis (11/3/2021).

“Sebelum ada vaksin, belum genap sebulan kasus positif bisa naik seribu dan setelah vaksin, hampir dua bulan kenaikan tidak mencapai 1.000 orang,” terangnya.

Hal ini menurutnya, menunjukkan bahwa pengaruh vaksin cukup signifikan dalam menekan penyebaran virus corona.

“Selain itu, kasus yang dirawat akibat terpapar covid-19 pada 23 Januari, bertepatan dengan vaksin datang, lebih dari 600 orang. Setelah vaksin dilakukan dua tahap, kasus yang dirawat per-Rabu 10 Maret hanya 142 orang,” ungkapnya.

Penurunan kasus positif covid-19, lanjutnya, terjadi merata di seluruh wilayah Kabupaten Kendal.

“Di rumah sakit swasta, Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Kendal, maupun di RSUD Kendal semua menurun. Bahkan di RSDC Kendal, dari 40 bangsal untuk pasien Covid-19, saat ini hanya dihuni 5 pasien,” paparnya.

Meski terjadi penurunan signifikan, pihaknya belum mengubah bangsal yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19 menjadi ruang rawat inap biasa.

“Sebelum ada perintah dari pemerintah belum kita ubah. Ya kita menunggu instruksi pemerintah pusat,” kata Ferinando.

Sementara itu salah satu peserta vaksinasi, Tohari (72) warga Karangsari mengaku senang dan lega karena sudah mengikuti program vaksinasi ini.

Ben mboten kenging corona (Supaya tidak tertular virus corona-red),” ucapnya singkat.

Untuk diketahui, kasus terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Kendal per 10 Maret mencapai 5.997, sembuh 5.574, dirawat 142 dan meninggal dunia 281 orang.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.