in

Vaksinasi Digelar Polres Kendal, Warga Sangat Antusias

Posko Pasar Sehat yang digelar Polres Kendal di Pasar Pegandon.

 

HALO KENDAL – Langkah yang dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kendal terus dilakukan Polres Kendal.

Salah satunya dengan membuka Posko Pasar Pasar Sehat yang dilakukan Polres Kendal di 13 titik pasar, se-Kabupaten Kendal, sejak tanggal 27 Juli hingga 2 Agustus 2021.

Kapolres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto saat mengunjungi Posko Pasar Sehat Pasar Pegandon mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran dan menekan angka Covid-19.

“Terutama di pasar-pasar tradisonal dengan pengendalian restriksi mobilitas di pasar, khususnya bagi pedagang untuk cek kesehatan,” kata Kapolres Kendal, Minggu (1/8/2021).

Cek kesehatan yang disediakan, mulai dari cek suhu tubuh, cek saturasi oksigen dalam tubuh, dan cek tekanan darah.

“Saat ini sudah ada Posko Pasar Sehat di 13 titik pasar, ternyata ada hasilnya juga. Para pedagang mulai berminat untuk melakukan cek kesehatan baik cek suhu tubuh, cek saturasi oksigen dan tekanan darah,” jelas Kapolres.

Selain mendirikan Posko Pasar Sehat, Polres Kendal juga mendirikan Gerai Vaksin Presisi yang menyediakan vaksinasi gratis bagi pedagang dan pengunjung pasar.

Menurut AKBP Yuniar, setiap harinya, Polres Kendal menyediakan kuota 100 dosis vaksin.

“Setiap harinya kami sediakan kuota 100 orang, pokoknya kami jemput bola,” terangnya.

Posko Pasar Sehat dan Gerai Vaksin Presisi yang digagas Kapolres Kendal akan terus berlanjut dan diharapkan bisa menjadi role model standarisasi prokes di pasar.

Sementara di Gerai Vaksin yang didirikan Polres Kendal di Pasar Pegandon diserbu puluhan pedagang yang meminta vaksin gratis.

Bahkan tak segan-segan pedagang berebut antrean dan memprotes petugas yang berjaga agar didahulukan.

“Antusias pedagang luar biasa, mereka berebutan ingin segera divaksin. Anggota kita saja sudah menertibkan tapi tetap saja diprotes untuk didahulukan karena takut kehabisan,” imbuh Kapolres.

Puluhan pedagang rela berebut antrean dengan pengunjung pasar, karena ingin divaksin hari itu mengingat minimnya kuota setiap hari yang disediakan Polres Kendal.

Salah satu pedagang, Retno mengaku, harus berebut antrean dengan pengunjung pasar. Alasannya, dia takut tidak mendapat kesempatan divaksin hari itu.

“Apalagi ini kuotanya cuma sedikit. Kami berharap gerai vaksin Polres Kendal bisa menyediakan kuota lebih banyak dan disediakan khusus untuk pedagang saja,” ungkapnya.

Retno juga berharap kuota vaksin bisa ditambah lagi karena masih banyak pedagang yang belum divaksin bisa terlayani. Daripada harus susah-susah daftar secara online.

“Vaksinnya alangkah baiknya kalau khusus pedagang dulu saja, setelah itu baru pengunjung,” harapnya.

Tidak hanya Retno, salah seorang pengunjung pasar, Iwan juga menginginkan agar kuota vaksin gratis yang dilakukan Polres Kendal melalui gerai vaksin ditambah lagi.

“Kami juga berharap semoga pandemi segera berakhir,” pungkas Iwan.(HS)

Share This

Kunjungi Pantai Ngebum, Chacha Mengaku Sedih Mendengar Curhatan Warga Sekitar

Dari Rumah Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Webinar Kesehatan Mental