in

Vaksinasi Covid Desa Tegalgiri: Babinsa Bantu Lansia dan Disabilitas

Anggota DPRD Boyolali Gamma Wijaya (kiri) saat menggandeng penyandang disabilitas peserta vaksinasi di Desa Tegalgiri, Kecamatan Nogosari. Minggu (26/9). (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Kesigapan Sersan Mayor Joko Mulyono, anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI AD, dalam memberikan pelayanan pada lansia yang mengikuti serbuan vaksinasi di Desa Tegalgiri, Kecamatan Nogosari, Boyolali mendapat pujian warga.

Ketika melihat seorang warga lanjut usia yang mengalami kesulitan saa mengantre, Joko Mulyono bersama seorang anggota polri pun bergegas membantu. Dia membopong lansia tersebut dari tempat antrean hingga ke bilik vaksinasi.

“Nah begitu menjadi petugas. Ketika melihat rakyatnya yang lemah, langsung bergerak cepat. Kasihan neneknya ngantre seperti ini kan,” kata Supriyanto, warga setempat yang juga ikut mengantre, Minggu (26/9).

Usai menolong perempuan lanjut usia tersebut, Babinsa tersebut juga menolong pria penyandang disabilitas, yang juga mengantre di lokasi vaksinasi.

Sementara itu dalam kegiatan serbuan vaksinasi kemarin, penyelenggara menyediakan 2.000 dosis vaksin pertama dengan jenis sinovac. Ribuan vaksin tersebut diberikan pada warga di dua desa, yakni Desa Tegalgiri, Kecamatan Nogosari dan Desa Kenteng, Nogosari.

“Nantinya menjadi desa yang 100 persen warganya sudah tervaksin. Di Tegalgiri semalam sudah didata, sudah mencapai 65 persen. Kami sisir di setiap dukuh, ya nantinya semua harus mengikuti vaksin,” kata Gamma Wijaya, anggota DPRD Boyolali. Seperti dirilis Boyolali.go.id.

Dia mengatakan vaksinasi Covid-19 tersebut adalah program pemerintah, sehingga warga harus mengikuti. Apalagi vaksinasi tersebut juga demi kesehatan warga.

“Antusias warga cukup luar biasa, bahkan ada yang datang setelah subuh. Berarti kesadaran warga untuk vaksin di desa ini sudah cukup tinggi,” kata Gamma Wijaya.

Agar semua dapat mengikuti vaksin dengan capain 100 persen, pihak desa harus mengupayakan gerakan dari bawah mulai dari tingkat RT,RW hingga tingkat dukuh untuk mendata warganya yang belum mendapatkan vaksin.

“Semua harus tervaksin. Caranya Pak Kades mengutus Pak RT dan RW, untuk mendata warganya. Sekarang ini kan untuk mendapatkan vaksin sudah mudah, tidak seperti dulu atau awal awal kemarin,” kata Susetya Kusuma Dwi Hartanta, juga anggota DPRD Boyolali.

Susetya mengatakan, vaksinasi yang difasilitasi pemerintah Boyolali ini diharapkan bulan depan terselesaikan semuanya. Hal ini apabila melihat setiap desa serentak mengadakan vaksin.

“Ya, saya cukup optimistis bahwa bulan depan sudah tervaksin semua, kalau melihat capaian vaksinasi di Boyolali sudah mencapai 70 an persen. Apalagi setiap desa ini serentak mengadakan vaksin,” kata dia. (HS-08)

Share This

Kearifan Lokal Blora : Nasi Tumpeng dan Berkat Dibungkus Daun Jati

Tinjau Seleksi CPNS, Bupati Purworejo Jamin Akuntabel dan Transparan