in

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan Ditargetkan Selesai Akhir Tahun

Wakil Bupati Pekalongan H Riswadi SH saat meninjau kegiatan vaksinasi masal di Desa Srinahan Kecamatan Kesesi. (Foto : Pekalongankab.go.id)

 

HALO PEKALONGAN –  Pemerintah Kabupaten Pekalongan menargetkan program vaksinasi di Kabupaten Pekalongan, akan selesai pada akhir tahun ini, atau minimal mencapai lebih dari 89 persen.

Target itu disampaikan Wakil Bupati Pekalongan H Riswadi SH, saat meninjau kegiatan vaksinasi massal di Desa Srinahan, Kecamatan Kesesi, Rabu (01/09). Vaksinasi yang menyasar anak anak dan dewasa ini, dipusatkan di SDN 1 dan SDN 2 Srinahan, serta di Balai Desa Srinahan, Kecamatan Kesesi.

Wakil Bupati Riswadi menyebut, vaksinasi di Desa Srinahan Kesesi ini, merupakan bentuk ‘vaksinasi keroyokan, dengan 1.200 target sasaran. “Harapannya, target di Kabupaten Pekalongan, Desember 2021 selesai semua. Ini salah satu bentuk mekanisme ‘vaksin keroyokan’. Jadi tidak di titik keramaian umum, tetapi langsung masuk ke desa. Jadi di-tracking-nya gampang. Ada vaksin untuk anak-anak dan dewasa,“ kata Riswadi, seperti dirilis Pekalongankab.go.id.

Riswadi juga menyampaikan bahwa animo masyarakat dalam mengikuti vaksinasi ini sangat tinggi.

Meski saat ini Kabupaten Pekalongan masih berada di level 3, Riswadi optimistis jika vaksinasi sudah tersalurkan semua, maka level kabupaten Pekalongan akan segera turun ke level 2, sehingga tak lama lagi pembatasan kegiatan masyarakat akan semakin dilonggarkan dan kehidupan normal akan berjalan kembali.

“Kita masih di level 3. Tetapi akan menurun, karena Bed Occupancy Rate (BOR) kita rendah, kasusnya juga rendah. Hanya mungkin pelaporan tracking-nya lambat. Dalam waktu dekat, mungkin kita level 2, dan kegiatan sudah bisa dilonggarkan, tetapi tetap prokes dijaga. Kalau tracking dan tracing sepadan dengan berjalannya vaksinasi, saya rasa level 2 akan segera kita capai,” ungkapnya.

Riswadi menambakan, terkait vaksinasi anak , harapannya untuk mempersiapkan proses belajar mengajar dengan sistem tatap muka bisa dilaksanakan dengan mekanisme terbatas. (HS-08)

Share This

Madrid Tak Berdaya dengan Tantangan PSG

PPKM Level 2, Pemkab Batang Buka Terbatas Wisata dan Pentas Seni