Vaksin Terbatas, Perangkat Desa di Batang Jalani Vaksinasi Bertahap

Perangkat desa, pelayan publik, dan tokoh agama, menjalani vaksinasi di Kabupaten Batang. Pengiriman vaksin yang masih terbatas, menyebabkan vaksinasi untuk pelayan publik dan tokoh agama di wilayah itu dilakukan secara bertahap. (Foto : Batangkab.go.id)

 

HALO BATANG  –  Jumlah vaksin Covid-19 yang terbatas, menyebabkan vaksinasi untuk perangkat desa dan pelayan publik di Kabupaten Batang dilakukan secara bertahap.

Koordinator Vaksinasi Puskesmas Kecamatan Tulis, Wahyu Setyawati, mengatakan belum semua pelayan publik dan tokoh agama bisa mendapatkan vaksinasi.

“Saat ini baru bisa melayani vaksinasi kepada 139 perangkat desa, yang sebagian harus menunggu waktu berikutnya, karena alokasi vaksinnya terbatas,” kata Wahyu Setyawati, saat melayani vaksinasi di Puskesmas Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (24/2), seperti dirilis Batangkab.go.id.

Dia menerangkan, sejak vaksinasi hari Selasa hingga sekarang, para perangkat desa sangat antusias.

“Sampai saat ini tidak ada yang menolak dan begitu mendapatkan pemberitahuan langsung menuju Puskesmas untuk segera divaksin,” katanya.

Setelah divaksin, para perangkat desa belum ada yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Sementara, Perangkat Desa Beji Panggih menuturkan, pasca vaksinasi untuk penyuntikan dosis 1, tidak mengalami hal-hal yang mengarah pada KIPI.

“Rasanya sedikit sakit, tapi tidak begitu berat. Sampai sekarang belum merasakan efek samping apapun kok mas,” ungkapnya.

Menurut dia, vaksinasi sangatlah dibutuhkan manusia, demi meningkatkan daya tahan tubuh, untuk menghadapi pandemi COVID-19.

“Untuk semua warga harus pro aktif saja, misalnya nanti ada vaksinasi khusus masyarakat, sebaiknya dijalani dengan baik sesuai arahan dari pemerintah,” tandasnya. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.