Vaksin Covid-19 Kota Semarang Segera Dibagi

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

 

HALO SEAMARANG – Vaksin Covid-19 Kota Semarang rencananya akan dibagi mulai bulan ini. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menerangkan, saat ini vaksin Covid-19 untuk masyarakat di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah telah tersedia sekitar 5.450 dosis.

Jumlah vaksin tersebut pada tahap pertama akan diberikan dulu kepada tenaga kesehatan di Kota Semarang, baik yang bertugas di rumah sakit milik Pemerintah Kota Semarang, puskesmas, ataupun juga rumah sakit lainnya.

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi tak menampik, jika vaksin tersebut belum cukup untuk diberikan pada semua tenaga kesehatan yang ada.

- Advertisement -

Pasalnya, jumlah tenaga kesehatan di Kota Semarang tercatat ada lebih dari 15.000 orang. Untuk itu Hendi pun berharap pengiriman vaksin Covid-19 dari Pemerintah Pusat ke Kota Semarang dapat terus berlanjut dan berkesinambungan.

Pihaknya juga tengah mengupayakan agar Pemerintah Kota Semarang juga dapat menyediakan vaksin secara mandiri.

“Kami memiliki dana Belanja Tidak Terduga (BTT) yang sudah kita cadangkan mencapai Rp 50 miliar, tapi kami masih mencari tahu, apakah vaksin itu selain yang sudah diploting dari pusat, juga dapat dibeli mandiri,” tekan Hendi.

Adapun pembagian vaksin covid-19 untuk masyarakat Kota Semarang direncanakan dengan merujuk Kementerian Kesehatan RI, yang membangi dalam empat tahap. Untuk tahap pertama untuk tenaga kesehatan diupayakan Januari sampai April 2021, tahap kedua untuk petugas pelayanan publik diupayakan juga di Januari sampai April 2021.

Sedangkan untuk tahap kedua dan tahap keempat direncakan akan berlangsung pada bulan April 2021 sampai bulan Maret 2022. Di mana untuk tahap ketiga akan dikhususkan telebih dahulu bagi kelompok masyarakat rentan, seperti lansia. Selanjutnya baru pada tahap keempat, vaksin covid-19 akan dibagikan kepada masyarakat umum dan pelaku ekonomi.

Di sisi lain, Hendi sendiri sebagai Wali Kota Semarang siap menjadi orang pertama yang akan disuntikkan vaksin Covid-19. Namun Hendi mengatakan, karena dirinya pernah terkena Covid-19, maka antibodinya cenderung tinggi. Untuk itu jika nantinya dengan pemberian vaksin secara bertahap dirinya tak menjadi yang penerima awal pun, Hendi juga siap.

“Prinsip kami, kalau seorang Wali Kota harus divaksin dulu kami siap. Tapi kalau saya mendengar orang yang pernah terkena covid tubuhnya jauh lebih kuat, jika harus yang lain dulu pun kami juga siap,” tegasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.