in

Vaksin BCG dan IPV Untuk Balita Di Kendal Kosong

Koordinator Imunisasi Puskesmas Kendal 2, Aprilia Waluyowati.

 

HALO KENDAL – Gencarnya program vaksinasi yang terus menerus dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19, ternyata membawa dampak kurang baik untuk para balita.

Pasalnya, fokus penanganan vaksinasi Covid-19 ini berimbas pada ketersediaan beberapa jenis vaksin reguler untuk bayi dan anak balita di Kabupaten Kendal menipis, bahkan ada yang kosong.

Akibatnya para ibu yang akan melakukan vaksinasi untuk anak balitanya terpaksa ditunda.

Hal ini juga dialami di Puskesmas Kendal 2 yang terpaksa tidak bisa melayani program vaksin reguler untuk bayi dan balita, ketika stok vaksin kosong.

Menurut Koordinator Imunisasi Puskesmas Kendal 2, Aprilia Waluyowati, setiap pelayanan vaksin reguler yang dijadwalkan setiap tanggal 5, 10, 15 dan 25 tiap bulannya selalu didatangi ratusan ibu.

“Kelangkaan sejumlah jenis vaksin untuk program reguler bayi dan balita dialami sejak bulan Juni 2021 lalu,” ujarnya, Sabtu (9/10/2021).

Untuk saat ini pihaknya hanya dapat memberikan vaksin yang masih tersedia seperti pentabio, measles rubella dan polio, sedangkan jenis vaksin lainnya terpaksa harus ditunda karena stoknya kosong.

“Kami berharap pemerintah tetap memperhatikan ketersediaan stok vaksin program reguler untuk bayi dan balita, selain fokus pada pengadaan vaksinasi Covid-19,” ungkap Aprilia.

Menurutnya, bayi dan balita masuk dalam kategori usia rentan terpapar penyakit, karena sistem kekebalan tubuh yang belum terbentuk sempurna.

“Kami juga berharap pasokan vaksin untuk bayi dan balita selalu ada, jangan sampai terlambat, karena vaksin untuk bayi dan balita sangat penting untuk kekebalan tubuhnya,” harap Aprilia.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Rad Bonay membenarkan beberapa jenis vaksin untuk bayi sedang kosong.

“Vaksin yang seharusnya diberikan untuk balita secara reguler di antaranya BCG atau bacille calmette-guérin dan IPV atau inactivated poliovirus vaccine saat ini stoknya kosong,” paparnya.

Saat ini, pihaknya masih belum bisa memastikan stok vaksin program reguler untuk bayi dan balita akan kembali tersedia, khususnya untuk vaksin jenis BCG dan IPV. Karena stok vaksin hanya dari pemerintah.

“Kami selalu berkoordinasi dengan provinsi, dan saat ini Dinkes Provinsi Jawa Tengah sedang melakukan proses pengadaan dari pusat,” jelasnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kendal, saat ini stok vaksin program reguler untuk bayi dan balita yang tersedia di antaranya, vaksin hepatitis B untuk usia nol bulan sebanyak 1.200 dosis, vaksin polio sebanyak 50 vial atau 500 dosis, dan vaksin measles rubella sebanyak 180 vial atau 1.800 dosis untuk anak usia 9 bulan sampai satu setengah tahun.

Selanjutnya vaksin DPT HB HIB sebanyak 230 vial atau 1.150 dosis untuk anak usia 2 hingga 4 bulan. Sementara untuk vaksin jenis BCG dan IPV, saat ini kosong.(HS)

Share This

Macet Di Jalur Pantura Semarang-Kendal Makin Parah

Pakar Prediksi Gelombang Ketiga Covid-19 pada Desember, Ganip Optimistis Ledakan Kasus Dapat Dicegah