Usulan UMK Purworejo Naik 3,27 Persen

Rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Purworejo (Foto : jatengprov.go.id)

 

HALO PURWOREJO – Setelah melalui proses panjang, Dewan Pengupahan Kabupaten Purworejo, akhirnya mengusulkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tahun 2021 naik 3,27 persen.

Dengan kenaikan tersebut, UMK yang pada 2020 ini sebesar Rp1.845.000 naik menjadi Rp1.905.400 pada 2021.

Wakil Ketua Dewan Pengupahan M Taufik, menyatakan angka tersebut sudah melalui berbagai pertimbangan semua pihak. Akhirnya dari berbagai unsur, sepakat untuk menetapkan usulan besaran UMK di Purworejo meningkat sebesar 3,27 persen.

“Setelah melalui berbagai tahapan dan pertimbangan, akhirnya disepakati untuk mengambil opsi sesuai Surat Gubernur Jawa Tengah, mendasari PP Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pengupahan,” terangnya, pada saat audiensi dengan Pjs Bupati Purworejo Yuni Astuti, di ruang Bagelen, beberapa waktu lalu.

Pjs Bupati Purworejo Yuni Astuti, menyatakan apresiasi kepada Dewan Pengupahan yang telah menghasilkan kesepakatan usulan UMK, dengan cara yang baik tanpa ada gejolak. Hal itu menunjukkan kekompakan asosiasi pengusaha dan serikat pekerja, serta pemerintah sebagai komunikator dan fasilitator, berhasil membawa situasi yang diinginkan bersama.

“Pertimbangan untuk memilih opsi juga mencerminkan rasionalitas dan empati, baik dari SPSI maupun Apindo. Saya berharap semua pihak dapat menyampaikan dengan baik hasil kesepakatan ini pada jajarannya masing-masing,” ujarnya.

Yuni berpesan, bagi masyarakat yang ingin menyatakan pendapat terkait usulan UMK ini, agar disalurkan melalui saluran yang benar dan efektif. Hal itu agar situasi kondusif tetap terjaga.

“Mudah-mudahan semua bisa menerima. Tapi kan mungkin saja ada pendapat lain yang tidak sesuai dengan pendapat kita,” katanya mengingatkan.

Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Dinas Perindustrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinperinaker) Kabupaten Purworejo, Slamet mengatakan usulan tersebut akan segera diajukan kepada Gubernur Jawa Tengah.

”Setelah ada penetapan dari Gubernur Jateng, akan segera kita sosialisasikan kepada semua pemangku kepentingan,” kata dia. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.