Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

USM Targetkan Bisa Naik Tingkat Pendanaan Multi Tahun

Ketua LPPM, Iswoyo SPt MP Menyampaikan sambutan pada Monev Program Pengabdian Masyarakat DPRM Kemenristekdikti.

 

HALO SEMARANG – Universitas Semarang (USM) menargetkan tahun depan mendapatkan kategori dana Multi Tahun untuk program Pengabdian Masyarakat DRPM Kemenristekdikti.

Hal ini yang disampaikan oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Semarang (USM) pada Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pengabdian Masyarakat DRPM Kemenristekdikti Pendanaan 2019 di Aula Gedung V Lantai 6 USM (11/10/2019).

“Kebetulan USM tahun ini ditunjuk sebagai tuan rumah, untuk monev ini dengan melibatkan 6 LPPM dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah. Yaitu USM, Universitas Muria Kudus (UMK), STIE YPPIE Rembang, Unwahas, Universitas Duta Bangsa Surakarta, dan Unisnu Jepara,” terang Iswoyo.

Dikatakan, tahun ini USM yang berhasil didanai sejumlah 13 judul, sementara UMK Kudus 6 judul, Unisnu Jepara 7 judul, STIE YPPIE Rembang 3 judul, Unwahas 3 judul, dan Universitas Duta Bangsa Surakarta 1 judul.

“Itu akan dilihat kemajuannya sampai mana, dengan dibuktikan dengan membawa mitra. Harapannya kalau saat Monev ini baik, kemudian mereka bisa mengusulkan kembali untuk yang multi tahun. Tentunya untuk pendanaan multi tahun jumlah dananya semakin besar,” ungkap Iswoyo.

Kegiatan yang dibuka Wakil Rektor I USM, Prof Hardani Widhiastuti MM Psikologi ini, juga menghadirkan reviewer Asmi Citra Malina SPi MAgr Phd.

Dalam sambutannya Asmi mengatakan, memang program ini sudah tidak terikat dengan usulan yang akan datang, karena sudah berjalan. Jika dalam laporan baik, diharaplan nanti kalau mengusulkan Monev multi tahun bisa menjadi pertimbangan.
Pihaknya melakukan monitoring apakah pelaksanaannya sudah sesuai dengan yang dituliskan dalam proposal atau belum. Harapannya output dari kegiatan ini ada peningkatan keberdayaan mitra.

“Kami melihat sejauh mana pelaksanaannya bisa tercapai. Karena harapannya kegiatan ini tidak hanya untuk project based aja. Namun meski projectnya telah selesai, tujuan awal tetap bisa tercapai. Kita bisa lihat dari sustainable-nya,” pungkasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang