USM Gelar Workshop ERP Untuk Mahasiswa dan Alumni

Tangkapan layar materi workshop Enterprise Resouce Planning (ERP) Program Studi Sistem Informasi (SI) Universitas Semarang (USM) dan Nurosoft Consulting, Senin (5/4/2021).

 

HALO SEMARANG – Program Studi Sistem Informasi (SI) Universitas Semarang (USM) bekerja sama dengan Nurosoft Consulting menggelar workshop daring Enterprise Resouce Planning (ERP), Senin (5/4/2021).

Workshop ini dibuka oleh Dekan Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) USM, Susanto, MKom. Dalam sambutannya, Susanto mengatakan, kerja sama dengan Nurosoft Consulting dapat bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen USM terkait ERP.

“Hasil dari workshop sepertti ini harapannya bisa menambah pengetahuan tentang ERP, bagi mahasiswa bisa menambah soft skill dan bisa diakui sebagai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) untuk program studi Sistem informasi,” ungkap Susanto.

Sementara Kepala Program Studi Sistem Informasi USM, Prind Triajeng Pungkasanti, MKom mengatakan, workshop ERP ini bertujuan mengenalkan teknologi ERP kepada para peserta workshop. Sebab kebutuhan saat ini membutuhkan piranti yang bisa mengintergrasikan proses bisnis.

“Tujuan dari digelarnya workshop ini adalah untuk mengenalkan teknologi ERP terkait dengan bagaimana mengintegrasikan proses bisnis di lingkunagn operasional atau produksi,” tutur Prind.

Menurutnya, ERP merupakan proses bisnis untuk memulai produksi hingga pengelolaan Sumberdaya Manusia (SDM).

“Dengan ERP proses bisnis mulai produksi, finansial, marketing, supply chain management, customer relationship management, hingga pengelolaan SDM organisasi sudah terintegrasi dengan baik sehingga memudahkan proses bisnis,” imbuhnya.

Sebelumnya, Program Studi Informasi USM juga menggelar workshop ERP, akan tetapi sebatas untuk kalangan internal dosen saja. Workshop kali ini, nara sumber business analyst langsung dari Nurosoft Consulting Onil dan Shinta.

Terdapat 147 peserta, terdiri dari mahasiswa dan alumni yang sudah bekerja dan sedang mengerjakan projek terakit dengan ERP di tempat kerjanya.

Sementara itu sebagai nara sumber Shinta mengatakan, ERP dapat digunakan di berbagai jenis usaha seperti usaha makanan, transportasi maupaun peusahaan manufaktur.

“Seorang owner atau top level manager bisa mengetahui proses bisnis dari bahan baku, produksi, distribusi bahkan dari transportasi bisa dimonitor atau ditracking seperti posisi truknya sampai di mana, drivernya bagaimana, dan barangnya sudah terdistribusi dimana saja akan terpantau,” terang Shinta.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.