in

USM Gelar Pakem, 3.651 Mahasiswa Baru Dituntut Aktif Berorganisasi

Rektor USM Andy Kridasusila, SE, MM didampingi Wakil Rektor III USM Dr Supari, MT menyematkan jaket almamter secara símbolis kepada mahasiswa baru.

 

HALO SEMARANG – Sebanyak 3.651 mahasiswa baru Universitas Semarang (USM) mengikuti Pengenalan Akademik dan Kegiatan Mahasiswa (Pakem) secara daring dan luring, 28-29 Agustus.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Rektor USM Andy Kridasusila SE MM dihadiri Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip Prof Sudarto P Hadi PhD, Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM, Dr Diah Sulityarini Muladi, Ir H Soeharsojo IPU, Eddy Djoko Pramono SH MH MT, para dekan beserta tamu undangan lain.

Wakil Rektor III USM Dr Supari, MT melaporkan, tujuan Pakem yaitu untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus dan sistem perguruan tinggi di Universitas Semarang.

“Sesuai surat edaran dari Direktur Belmawa Ditjen Dikti Ristek bahwa Pakem kali ini ini menampilkan empat video tayangan yaitu sambutan Mendikbud Ristek, materi bahaya terorisme dari Kepala BNPT, materi bela negara oleh direktur bela negara Kementrian Pertahanan dan materi etika bersosial media oleh Kemenkominfo,” papar Supari.

Rektor Universitas Semarang, Andy Kridasusila, SE, MM berharap kepada seluruh mahasiswa baru agar aktif di kegiatan mahasiswa untuk meningkatkan keahlian (soft skill dan hard skill).

Dalam kesempatan itu, Andi juga menyapa mahasiswa baru dari luar Jawa yaitu, Junifa Umi Rahma dari Fakfak, Papua Barat mengambil Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Lucia Arinda Luan dari Atambua, NTT dari Program Studi Ilmu Hukum, dan Nurul Amanda Dika Saputri dari Batam, Kepulauan Riau yang mengambil Program Studi Psikologi.

Tidak hanya itu saja, Universitas Semarang juga menerima mahasiswa dari Ghana, Afrika Barat yaitu Asare Owusu Sekyere yang akan menempuh di Program Studi Manajemen.

“Sesuai dengan visi misi, lulusan USM harus profesional, beradab memiliki wawasan terkait IT dan pembangunan, dan berkeindonesiaan sehingga setelah lulus dari USM kami berharap mahasiswa dari luar daerah bisa Kembali ke daerah asal agar pembangunan di Indonesia lebih merata,” katanya.

Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip Prof Sudharto P Hadi, MES., PhD menekankan, bersama-sama membangun dan memajukan Universitas Semarang.

“Mari bersama-sama nyengkuyung untuk memajukan USM, karena USM adalah rumah kita, tempat belajar, tempat menggajar, tempat mengabdi, tempat untk mengaktualiasasi menjadi lebih baik,” ujarnya.

“Belajar di perguruan tinggi adalah masa transisi dari SMA yang terstruktur, terbimbing menjadi mandiri, ketika kuliah anda mandiri bebas memilih mata kuliah yang akan diambil, bebas memilih dosen pembimbing akrena itu kemampuan yang akan dimiliki adalah daya kritis dan berfikir sistemik,” imbuhnya.

Sudharto dalam kesempatan tersebut juga memperkenalkan Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip yang baru yaitu Prof Dr Ir Kesi Widjajanti, SE, MM dan Menkopolhukam RI Prof Dr Mafud MD sebagai Ketua Dewan Penyantun USM.(HS)

 

Share This

Akhir Tahun 2021, Dafam Buka Hotel Baru di Jakarta dan Yogyakarta

Tinjau Pelaksanaan PTM, Ini Yang Disampaikan Wali Kota Semarang