in

Usia 102 Tahun, Mbah Lamidi Semangat Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Klaten

Mbah Lamidi Kasto Suwito (102), warga Desa Jambakan, Kecamatan Bayat, menerima suntikan vaksin Sinovac. (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Usia Mbah Lamidi Kasto Suwito memang sudah tidak muda lagi. Tetapi semangat hidup lelaki berusia 102 tahun warga Desa Jambakan, Kecamatan Bayat ini masih menyala-nyala.

Ketika mendengar Pemkab Klaten menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19, sekitar 300 meter dari tempat tinggalnya, Mbah Lamidi pun datang ke lokasi dengan berjalan kaki.

“Jangan kalah dengan Mbah Lamidi Kasto Suwito, salah satu warga Desa Jambakan, Bayat yang sudah berusia 102 tahun. Mbah Lamidi berkenan mendatangi ke sentra vaksinasi untuk divaksin, demi melindungi diri dan peduli sesama. Usia (tua) bukan suatu alasan untuk tidak semangat menjadi sehat. Sehat terus Mbah, beliau menjadi inspirasi bagi kita semua,” tulis Bupati dalam akun Instagramnya.

Kepala Desa Jambakan, Jaka Hartono mengatakan Mbah Lamidi merupakan satu dari 367 warganya yang mengikuti vaksinasi, saat itu. Ketika datang ke sentra vaksinasi, hasil cek kesehatan Mbah Lamidi cukup baik, sehingga diizinkan untuk mendapatkan vaksin Sinovac. Menurutnya ada sekitar 20 warga Jambakan yang berusia 90 tahun ke atas saat mengikuti vaksinasi tersebut.

“Awalnya dari Pemdes Jambakan akan melakukan penjemputan warga manula, khususnya yang usianya lebih dari 90 tahun. Namun yang bersangkutan justru datang sendiri dengan berjalan kaki,” kata dia, seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Mbah Lamidi memang dikenal sebagai lansia dengan gaya hidup yang sehat. Di usianya tersebut, ia masih aktif mencari pakan untuk ternak sapinya. Jaka mengatakan setiap pasaran paing dan kliwon dalam penanggal Jawa, Mbah Lamidi selalu pergi ke Pasar Masaran, Cawas untuk berjualan ternak.

“Dan setiap hari pasaran itu, beliau selalu jalan kaki dari rumahnya sampai ke pasar, sejak saya masih kecil Mbah Lamidi kemana-mana memang jalan kaki. Inilah yang menjadikan beliau sehat sampai usia sekarang,” katanya.

Ia menambahkan tidak ada bujukan atau bahkan paksaan yang membuat Mbak Lamidi mengikuti vaksinasi Covid-19. Adapun sosialisasi kegiatan vaksinasi dilakukan melalui pengurus RT dan RW di Jambakan.

“Setelah dapat sosialisasi itu, Mbah Lamidi berangkat dengan sukarela. Bahkan beliau tetap disiplin memakai masker saat datang ke balai desa. Semangat Mbah Lamidi ini semoga memberikan inspirasi bagi masyarakat di Kabupaten Klaten untuk ikut menuntaskan vaksinasi,” kata dia. (HS-08)

Share This

Disnakan Boyolali Pantau Kesehatan Reproduksi Sapi

Hidupkan Wisata Lokal, Wali Kota Magelang : Datang ke Kyai Langgeng, Kunjungi Juga OHD Museum