in

Usai Lempar Jumrah, Jamaah Haji Siap Thawaf Ifadhah

Foto : purbalinggakab.go.id

 

HALO PURBALINGGA – Usai melaksanakan prosesi lempar jumrah, jamaah haji Indonesia, termasuk yang berasal dari Kabupaten Purbalingga, langsung bersiap kembali ke Makkah, untuk bersiap melaksanakan tawaf ifadhah

Tawaf Ifadhah adalah tawaf yang menjadi rukun haji dan dilakukan bagi mereka yang telah pulang dari Wukuf di Arafah. Tawaf ini juga dinamakan bagi tawaf rukun umrah.

Ketua Kloter 71 Yuni Eko, seperti dirilis purbalinggakab.go.id, mengatakan pelaksanaan lempar jumrah bagi yang melakukan nafar awal, telah dilakukan jamaah haji Purbalingga, pada 10-12 Dzulhujjah 1444 H waktu Arab Saudi, atau bertepatan dengan 28-30 Juni 2023.

Adapun bagi 135 dari 610 jamaah yang melakukan nafar tsani, lempar jumrah akan dilaksanakan pada 13 Dzulhijjah.

“Tidak ada kendala yang berarti dalam melaksanakan lempar jumrah, hanya saja jamaah harus pintar dalam mengatur tenaga,” kata dia.

Eko melanjutkan, kondisi kesehatan jamaah haji Purbalingga, hingga kemarin terpantau baik secara keseluruhan.

Eko manambahkan, kegiatan selanjutnya jamaah akan kembali ke Makkah untuk pelaksanaan Thawaf Ifadhah dan Sa’i.

“Kegiatan selanjutnya adalah pulang ke Mekkah untuk melaksanakan thawaf ifadhah dan sa’i,” kata dia.

Kembalinya Jemaah haji Indonesia yang mengambil Nafar Awal (meninggalkan Mina 12 Zulhijah) menuju Makkah, juga disampaikan kemenag.go.id.

Kepala Satuan Operasi Armina, Harun Al Arsyid, mengatakan pemberangkatan dilakukan dalam dua waktu.

Jadwal pagi berlangsung dari pukul 05.00-09.00 waktu Arab Saudi (WAS). Jadwal berikutnya dari jam 13.00 sampai 16.00 WAS.

Harun Al Arsyid menjelaskan, lebih kurang 50 % jemaah yang diberangkatkan pada Nafar Awal. Rinciannya, 25% jamaah diberangkatkan pagi dan sisanya pada siang hari.

“Panitia menyiapkan lima bus per maktab. Jemaah akan diberangkatkan sesuai jadwal,” kata Harun di Mina, Jumat (30/6/2023).

Bus diparkir di depan pintu masuk setiap maktab. Sehingga, jemaah lebih mudah untuk mengaksesnya.

Harun minta para ketua kloter untuk mengarahkan jamaah menuju pintu maktab yang dituju.

“Harus sesuai jadwal karena apabila tidak sesuai pihak Masyariq tidak akan mengangkut,” kata dia.

Pantauan di lapangan, sejak jam 05.00 WAS, jemaah yang diberangkatkan pagi sudah menunggu di depan maktab.

Petugas juga siaga mengatur jemaah masuk ke dalam bus sesuai maktab. Proses pengangkutan jemaah berjalan tertib.

Terkait jadwal keberangkatan Nafar Tsani ke Makkah pada 13 Zulhijah, Harun mengatakan bahwa itu akan segera disosialisasikan. “Nanti akan diumumkan,” katanya. (HS-08)

25 Mantan Napiter Ikut Upacara HUT Bhayangkara di Semarang

Jemaah Haji Telantar karena Kendala Transportasi, Puan Maharani Minta Ada Perbaikan di Situasi Darurat