in

Usai Dilantik, Ini Agenda Utama Pengurus IPI Kota Semarang

Suasana Pelantikan Pengurus Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kota Semarang didampingi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, Endang Sarwiningsih dan IPI Jawa Tengah pada Rabu (3/8/2022).

HALO SEMARANG – Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kota Semarang, Bahlul Ulumi menyatakan, bahwa dirinya memiliki dua agenda utama saat memegang kepemimpinan kepengurusan IPI Kota Semarang periode 2022-2025 mendatang. Yaitu agenda ke dalam atau internal organisasi IPI sendiri, dan agenda eksternal yang berhubungan dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Semarang.

Menurut Bahlul Ulumi, dalam kurun waktu tiga tahun tersebut dirinya sangat ingin meningkatkan kapasitas anggotanya dengan mendorong mereka untuk melanjutkan pendidikan studinya. Sehingga nantinya mereka yang tergabung di dalam organisasi profesi IPI betul-betul profesional di bidangnya.
“Karena kebanyakan temen-temen masih pendidikan terakhirnya yaitu AMD, atau setingkat D3. Di kepengurusan saya ingin mendorong mereka untuk bisa meraih gelar sarjana. Apalagi di pengurusan masih banyak anak-anak muda, tentunya bisa meningkatkan potensinya, mumpung masih punya waktu dan kesempatan,” katanya, saat ditemui usai acara pelantikan dan pengukuhan IPI Kota Semarang, Rabu (3/8/2022).

Selanjutnya, untuk agenda eksternal, dirinya menyiapkan juga program kerja IPI akan sejalan dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Semarang. Salah-satunya berupaya meningkatkan literasi masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Saya lihat anak-anak sebenarnya sudah pintar membaca. Tapi, lalu apa yang mereka baca. Dalam hal IPI tidak bisa menyediakan buku, sehingga kami bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan agar bisa menyediakan buku bacaannya,” jelas pria yang juga Pustakawan UIN Walisongo ini.

IPI juga mendorong agar anak -anak tidak hanya bisa pintar membaca dan menulis, tapi dapat mengembangkan kreativitas anak. Baik itu t⅞ang saat ini sedang digandrungi oleh anak muda dengan menggunakan medsos seperti kanal youtube, maupun tiktok.

“Asal di dalamnya memiliki konten nilai edukasinya kepada masyarakat. Dalam kepengurusan tiga tahun ini, dua hal itu yang akan dicoba, dikembangkan,” terangnya.

Sembari menjalankan agenda terdekat tersebut, pihaknya akan mengenalkan organisasi IPI ke masyarakat luas, dan membuat eksistensi diri baik itu menggunakan sosialisasi saat ini seperti di medsos, secara maksimal agar mudah sampai dengan cepat makin dikenal di masyarakat. Sekaligus, menyampaikan acara atau kegiatan IPI secara efektif guna memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Semarang,” katanya. (HS-06)

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, RSUD Dr Soewondo Buka Layanan Klinik

Kantor Bea Cukai Gandeng Dinkominfo Temanggung Sosialisasi Cegah Peredaran Rokok Ilegal