in

Usai Akad Nikah, Pengantin di Klaten Langsung Dapat KTP dan KK Baru

Launching inovasi Tanduk Katah, di Grha Srikandi, Kecamatan Karanganom, Jumat (8/10). (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Warga Kabupaten Klaten yang menikah di wilayah tersebut, kini perlu repot mengurus penyesuaian dokumen kependudukan, seperti KTP dan kartu keluarga baru.

Setelah menikah, mereka dapat langsung memperoleh buku nikah, kartu nikah, kartu keluarga baru atas nama kedua mempelai, serta kartu keluarga perubahan orang tua masing-masing mempelai.

Adapun untuk e-KTP perubahan milik pengantin, dapat diambil di kantor kecamatan yang melayani cetak e KTP, yakni Kecamatan Prambanan, Wedi, Karanganom, Pedan, dan Delanggu, atau di kantor pelayanan Disdukcapil Klaten.

Kemudahan pelayanan kependudukan tersebut, diberikan setelah Pemkab Klaten meresmikan aplikasi penerbitan dokumen kependudukan setelah akad nikah, atau disebut Tanduk Katah.

“Lewat inovasi ini, layanan administrasi kependudukan menjadi lebih sederhana. Sekaligus memastikan masyarakat tertib administrasi kependudukan, karena saat ini dokumen kependudukan sangat penting,” kata Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Klaten, Sri Winoto, setelah launching inovasi Tanduk Katah, di Grha Srikandi, Kecamatan Karanganom, Jumat (8/10).

Launching tersebut dilaksanakan bersamaan dengan prosesi akad nikah pasangan pengantin asal Gantiwarno.

Sebelum dilangsungkan akad nikah, penghulu dari KUA Karanganom, membacakan dan memastikan data yang tertera dalam buku nikah, telah sesuai dengan kedua mempelai.

Seusai akad nikah, dokumen kependudukan serta buku dan kartu nikah elektronik, kemudian diserahkan kepada pasangan tersebut.

“Layanan ini merupakan tindak lanjut nota kesepahaman Pemkab Klaten, dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, dengan Kementerian Agama Kabupaten Klaten. Dengan adanya inovasi Tanduk Katah, masyarakat makin dimudahkan. Layanan ini juga dapat diakses secara gratis,” kata Sri Winoto, seperti dirilis Klatenkab.go.id.

“Yang bersangkutan tinggal datang untuk mengambil e KTP baru dengan perubahan data,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Klaten, Anif Sholikhin mengatakan inovasi ini untuk menyederhanakan layanan pasca nikah. Untuk mendapatkan layanan ini, calon pengantin harus mengikuti tahapan dan melengkapi administrasi pranikah.

“Termasuk bimbingan pranikah. Dalam prosesnya, bimbingan pranikah sekaligus untuk verifikasi keabsahan data calon pengantin,” katanya. (HS-08)

Share This

Wujudkan Pelayanan Prima, RSUD Cilacap Luncurkan Pendaftaran hingga Resep Digital

Bupati Blora Minta Semua Mobil Dinas Pemkab Dirawat di Bengkel BWU