in

UPK Dana Bergulir Masyarakat Eks-PNPM Mandiri Perdesaan Salurkan Bantuan Kepada Warga Miskin

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu, Rabu (3/8/2022).

HALO KENDAL – Kawasan Perdesaan Padang Sumampeer dari Dana Sosial Pengelolaan Dana Bergulir Eks-PNPM Mandiri Perdesaan diresmikan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto di lapangan Desa Pakis, Kecamatan Limbangan, Rabu (3/8/2022).

Acara dihadiri perwakilan Dispermades dan Dukcapil Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Dispermasdes Kendal, Yanuar Fatoni beserta para Kepala OPD terkait. Selain itu juga hadir para camat se-Kabupaten Kendal, Paguyuban Kepala Desa, Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Dana Bergulir Masyarakat Eks-PNPM Mandiri Perdesaan se-Kabupaten Kendal, serta lembaga lainnya.

Ketua Panitia yang juga Ketua UPK Kecamatan Pegandon, Ahmad Giyanto menyampaikan, dana bantuan sosial adalah dana dari hasil surplus atau laba UPK yang diperuntukkan untuk memberikan bantuan kepada rumah tangga miskin.

“Total dana sosial yang akan realisasikan tahun ini adalah 655.244.000, diberikan kepada 3.225 orang dengan sasaran rumah tangga miskin yang ada di Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Giyanto juga memaparkan, total aset yang dikelola oleh UPK se-Kabupaten Kendal sampai dengan Juni 2022 adalah Rp 78.485.330.937.

“Yang berupa jenis kegiatan dana bergulir simpan pinjam, khusus perempuan dan usaha ekonomi produktif, yang menyasar pada pelaku usaha UMKM dengan jumlah pemanfaat 20.167 orang,” paparnya.

Gianto menjelaskan, hari ini juga ada kegiatan launcing kawasan Perdesaan Padang Sumampeer, yaitu sebuah tempat pariwisata Kecamatan Limbangan. Yang mana diharapkan dapat bersinegi dengan UPK PNPM.

“Sehingga momentum kegiatan ini bisa menjadikan tekat, semangat mempertahankan dan melestarikan program yang membantu pengentasan kemiskinan yang ada di Kabupaten Kendal,” harap Ahmad Giyanto.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dalam sambutannya mengatakan, peresmian ini merupakan bentuk sinergitas yang harus dorong bersama-sama, jika daerah tersebut memiliki potensi yang sama salah satunya potensi wisata.

Menurut Dico, dengan mengintegrasikan kawasan perdesaan di empat Desa ini, tentunya bantuan yang bisa digelontorkan oleh Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat bisa lebih maksimal lagi.

“Selain itu, ini adalah bentuk gotong royong upaya untuk membangun kawasan wisata di Kabupaten Kendal, dan ini akan kita support agar cepat bisa tercipta Desa Wisata yang benar-benar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Tak lupa, Bupati Kendal juga mengapresiasi kepada UPK PNPM, karena dari pengelolaan dana bergulir masyarakat ini, telah memberikan kontribusi CSR untuk masyarakat yang kurang beruntung secara ekonomi, dengan total bantuan dana sosial sebesar Rp 654.414.000.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada 14 masyarakat kurang mampu, dan penyerahan SK kawasan perdesaan kepada empat kepala desa yang desa wisatanya terintegrasi.(HS)

Kulanuwun ke Ganjar, Ronny P Tjandra Bakal Garap Film Waldjinah: Javanese Diva

Pemkab Semarang Santuni 5.319 Anak Yatim Piatu di Luar Panti