in

Untuk Sementara, Pemain PSIS Dilarang Foto Dengan Fans

Skuad PSIS saat menjalani latihan di Stadion Citarum, Kota Semarang pada Sabtu (22/5/2021) pagi.

 

HALO SEMARANG – Manajemen PSIS berusaha memproteksi pemainnya dari penularan Covid-19. Hal ini mengingat angka penularan masih cukup tinggi di Jawa Tengah.

Manajemen juga sangat ketat dalam pengawasan protokol kesehatan bagi para pemain dan ofisial, baik di lapangan maupun di mess pemain.

Sepekan sekali, skuad Mahesa Jenar dan jajaran manajamen serta ofisial diwajibkan swab antigen rutin yang difasilitasi klub. Bahkan, untuk mencegah penularan Covid-19, para pemain untuk sementara dilarang foto dengan fans.

“Sementara para pemain tidak diperbolehkan foto dengan fans saat di mess atau stadion latihan. Segera lapor jika kondisi tubuh tidak sehat atau kurang fit. Kami juga selalu menyediakan vitamin yang dibagikan setelah latihan,” kata dokter tim PSIS, Alfan Nur Asyhar, Senin (7/6/2021).

Manajemen secara khusus juga melakukan penyemprotan disinfektan rutin di area mess, tempat latihan, bus pemain, dan peralatan latihan. Hal ini sebagai upaya memproteksi anggota tim dari penularan Covid-19.

“Untuk pemain, kami harapkan keluar mess hanya seperlunya saja. Kami ucapkan terima kasih kepada suporter yang bisa mengkondisikan bekerja sama menyelaraskan prokes ini,” tegasnya.

Karena angka penularan Covid-19 di Jawa Tengah masih tinggi, manajemen akan selalu mengingatkan dan mensupport terkait prokes.

“Kami dari tim medis selalu mengingatkan kepada seluruh anggota tim agar patuh terhadap prokes demi menjaga kesehatan individu, tim, dan keberlangsungan kompetisi Liga 1 2021,” tambahnya.

Beberapa hal yang menurutnya wajib dilakukan pemain, yaitu selalu menggunakan masker jika keluar kamar, naik bus, ke stadion, setelah selesai latihan. Selain itu pemain dan ofisial juga diharapkan sering cuci tangan pakai air bersih maupun hand sanitizer.(HS)

Share This

Angka Covid-19 Masih Mengkhawatirkan, Manajemen PSIS Proteksi Pemain Dan Ofisial

Bupati Grobogan : Kami Tindak Tegas Pelanggar Prokes