in

Ungkit Faktor Motor dan Rivalitas

Valentino Rossi/dok.

 

HALO SPORT – Paruh kedua MotoGP 2021 akan kembali bergulir pada Minggu (8/8/2021) dengan MotoGP Styria di Red Bull Ring, Spielberg, Austria, jadi pembuka.

Nasib beberapa pembalap bakal dipertaruhkan pada penampilan mereka di setengah akhir gelaran balapan tahun ini.

Salah satu perhatian utamanya adalah Valentino Rossi yang disebut-sebut akan pensiun selepas tampil buruk pada paruh pertama.

Dari sembilan balapan, Rossi hanya mampu mengoleksi 17 poin, dan tertahan di posisi ke-19 dalam klasemen sementara.

Menurut The Doctor, ada dua faktor yang membuat dirinya kesulitan menembus barisan terdepan.

Dua hal itu adalah masalah kendaraan dan kondisi rivalitas dengan para pembalap lain.

Pria kelahiran Tavullia ini mengaku sulit memaksimalkan kemampuan YZR-M1, dan masalah itu bukanlah hal baru.

Klaim Rossi ini dinilai berlebihan. Pasalnya, YZR-M1 sudah mengalami peningkatan dengan Fabio Quartararo sebagai pembalap tim pabrikan.

Quartararo berhasil menjadi pemuncak klasemen sementara dengan mengemas 156 poin.

Dari fakta itu, seharusnya motor bukan jadi alasan yang bisa digunakan Rossi untuk berlindung dari penampilan jebloknya.

The Doctor diberi kepercayaan menggunakan motor yang sama dengan Quartararo dan Maverick Vinales.

Sementara untuk alasan yang kedua, hal itu memang sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan.

Semisal KTM tampil mengejutkan. Mereka sekali menang melalui Miguel Oliveira.

Juara tujuh kali MotoGP yang tak lagi muda itu benar-benar kesulitan bersaing dengan para pembalap lain yang jauh lebih muda.

‘’Saya mengalami kesulitan untuk bertarung. Saya tahu ini sungguh sulit karena level para pembalap lain semakin bagus dan kualitas semua motor di MotoGP sangat tinggi,’’ tutur Rossi seperti dilansir dari Motosan.

Vale berjanji untuk bekerja keras dan berharap mendapatkan hasil lebih baik pada paruh kedua.(HS)

Share This

Harga Mahal Bukan Jaminan

Labeli Makhachev sebagai yang Terkuat