in

Ungkap Kebakaran Lapas Tangerang, Polda Metro Periksa Kalapas dan Evaluasi Alat Bukti

Puing-puing bekas kebakaran di lembaga permasyarakatan Kelas 1 Tangerang, Banten. (Sumber : Humas.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Polda Metro Jaya akan mengevaluasi alat-alat bukti yang berhasil dikumpulkan, dalam kasus kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 1 Tangerang.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat, mengatakan selain evaluasi alat bukti, Rabu (15/9) ini, penyidik juga kembali memeriksa dua saksi. Dengan demikian sudah 36 saksi yang diperiksa polisi, berkaitan dengan kasus kebakaran maut tersebut .

Sementara itu, sebelumnya Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, juga memeriksa Kalapas Tangerang, Banten, Victor Teguh Prihartono.

Victor diperiksa bersama enam pejabat Lapas lainnya sebagai saksi dalam kasus kebakaran yang menewaskan 48 tahanan itu.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menyebut pemeriksaan terhadap Victor berlangsung hingga 10 jam, dimulai sejak pukul 11.00 hingga 21.00 WIB.

“Saya gak begitu hafal jumlah berapa pertanyaannya, tetapi masih bersifat umum menyangkut masalah tentang fungsi tugas dan peran,” kata Tubagus, Rabu (15/9).

Enam pejabat Lapas Kelas I Tangerang lain yang diperiksa penyidik, yakni Kepala Tata Usaha, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kepala Bidang Administrasi, Kepala Subbagian Hukum, Kepala Seksi Keamanan, dan Kepala Seksi Perawatan.

Selain mereka, ada dua saksi lainnya yang juga diperiksa. Mereka ialah warga binaan alias tahanan. “Ada tujuh dari petugas Lapas, kemudian dua dari warga binaan,” katanya.

Tubagus masih merahasiakan materi pemeriksaan dari beberapa saksi yang diperiksa tersebut. Namun, dia menjelaskan bahwa pemerikasaan terhadap saksi tersebut dimaksudkan untuk mencari siapa tersangka dibalik kasus kebakaran nahas tersebut.

“Kita kan belum ada tersangka. Hanya sudah naik penyidikan, artinya diduga sudah ada pidana, siapa tersangkanya? Nah itu dalam proses penyidikan. Nah sekarang dalam rangka mencari itu,” kata dia.

Sementara itu tim DVI Polri kembali berhasil mengidentifikasi tujuh jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang, Selasa (14/9). Dengan penambahan tersebut, berarti DVI Polri telah berhasil mengidentifikasi 25 jenazah.

“Tim DVI berhasil mengidentifikasi tujuh jenazah,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, seperti dirilis Humas.polri.go.id.

Ketujuh jenazah yang teridentifikasi, masing-masing bernama Rizal bin Tinggal (40), Mashuri bin Hamzah (41), Chendra Susanto bin Then Ho (40), Eko Supriyadi bin Karidi (29), Irfan bin Piter (39), M Alfian Ariga bin Bunyamin Sholeh (32), dan Roman Iman Sunandar bin Sunardi (35).

“Semuanya teridentifikasi melalui DNA dan rekam medis. Mudah-mudahan kurangnya yang 16 jenazah akan bisa diselesaikan secepatnya,” kata Rusdi Hartono. (HS-08)

Share This

Bantu Warga Kekeringan di Tiga Kecamatan, Dandim Boyolali Berangkatkan 16 Tangki Air Bersih

Ratusan Pelajar Ikuti Vaksinasi Covid-19 yang Digelar Polres Pekalongan