in

Tutup Orientasi PPPK, Pj Bupati Kudus Ajak Peserta Hayati Makna Hymne Abdi Praja

Pj Bupati Kudus, Bergas Catursasi Penanggungan menutup Orientasi PPPK Angkatan IV sampai dengan XV di Lingkungan Pemkab Kudus, di Lapangan Tenis Indoor Angga Sasana Krida Kompleks Kantor Bupati Kudus, Kamis (28/12/2023). (Foto : kuduskab.go.id)

 

HALO KUDUS – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), walaupun tidak memiliki jenjang karir, namun tetap berkesempatan menjadi leader (pemimpin).

Maka dari itu PPPK di Kabupaten Kudus, harus dapat menciptakan inovasi dan gagasan yang mampu menjadi problem solver (pemecah masalah) di lingkungannya.

Hal itu disampaikan Penjabat Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan, ketika menutup Orientasi PPPK Angkatan IV sampai dengan XV di Lingkungan Pemkab Kudus Tahun Anggaran 2023.

“Tunjukkan bahwa panjenengan mampu menjadi leader dan mampu menjadi problem solver di lingkungan panjenengan dengan inovasi dan kreativitas,” kata dia, seperti dirilis kuduskab.go.id.

Dalam acara itu, Bergas Catursasi Penanggungan, secara pribadi mengajak seluruh peserta menyanyikan Hymne Abdi Praja dengan penuh penghayatan, di Lapangan Tenis Indoor Angga Sasana Krida Kompleks Kantor Bupati Kudus, Kamis (28/12/2023).

“Hymne Abdi Praja harus jadi pegangan dan komitmen kita semua dalam menjalani pengabdian. Oleh karena itu saya ajak panjenengan semua menghayati dan meresapi setiap lirik lagu ini,” ajaknya.

Dalam sambutannya, Bergas juga memberikan ucapan selamat bagi seluruh peserta yang telah lulus masa orientasi PPPK Tahun Anggaran 2023.

Dia berpesan agar seluruh peserta dapat menunjukkan kapasitas dan kapabilitasnya demi memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat.

“Selamat sudah dinyatakan lulus semua. Ini baru tahapan awal untuk jadi ASN kategori PPPK. Tunjukkan kemampuan panjenengan, ingat seleksi alam sepanjang masa dan masyarakat butuh pelayanan yang prima,” pesannya.

Meskipun PPPK mendapatkan jabatan fungsional dan tidak memiliki jenjang karir, bukan berarti PPPK tidak memiliki kesempatan menjadi leader di lingkungan pekerjaan.

Untuk itu, pihaknya meminta PPPK dapat menciptakan inovasi dan gagasan yang mampu menjadi problem solver (pemecah masalah) di lingkungannya.

“Tunjukkan bahwa panjenengan mampu menjadi leader dan mampu menjadi problem solver di lingkungan panjenengan dengan inovasi dan kreativitas,” pintanya.

Pihaknya berharap seluruh peserta yang telah terpilih menjadi PPPK di lingkungan Pemkab Kudus dapat membantu para PNS lainnya, menghadirkan sebuah pelayanan publik yang memuaskan dengan ditunjang kualitas SDM yang terus meningkat.

“Jangan kecewakan pemerintah yang sudah memberikan kesempatan ini, hadirkan pelayanan terbaik dan saya harap terus tingkatkan kualitas SDMnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kudus Putut Winarno menyebut penyelenggaraan Orientasi PPPK kerjasama antara Pemkab Kudus dengan BPSDM Provinsi Jateng Tahun Anggaran 2023 dilaksanakan di Balai Diklat Sonyawarih, Menawan, Gebog, Kudus yang terbagi menjadi 2 tahapan, yakni tahap 1 (angkatan I-X) dilaksanakan tanggal 25/7 – 4/11 dengan jumlah peserta sebanyak 350 orang terdiri dari 273 orang dengan jabatan guru, 74 orang dengan jabatan tenaga kesehatan, dan 3 orang jabatan penyuluh pertanian. Selain itu, telah dilaksanakan pula upacara penutupan Orientasi PPPK angkatan I, II, III dengan jumlah peserta 104 orang pada tanggal 20/9.

Sementara tahap 2 (angkatan XI-XV) dilaksanakan tanggal 20/11 – 22/12 dengan jumlah peserta 152 orang jabatan guru. Adapun Hasil Evaluasi Penilaian dari BPSDM Prov. Jateng bersama BKPSDM Kudus, peserta Orientasi PPPK angkatan IV sampai XV dinyatakan lulus semua.

“Jumlahnya ada 398, seluruh peserta orientasi nantinya akan mendapatkan sertifikat telah mengikuti kegiatan dimaksud,” terangnya. (HS-08)

Lewat Payung Hukum Perda, Mbak Ita Berharap Inventarisasi Aset Pemkot Bisa Lebih Maksimal

Peduli HAM, Kabupaten Jepara Dapat Penghargaan