in

Tumbuhkan Minat Baca, Pemkot Solo Akan Tambah Buku Elektronik

Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, ketika menerima kunjungan rombongan Komisi X DPR RI, yang dipimpin Wakil Ketua Agustina Wiludjeng Pramestuti, Jumat (24/9) di Bale Tawangarum. (Foto : Surakarta.go.id)

 

HALO SURAKARTA – Pemerintah Kota Surakarta akan menambah koleksi buku-buku elektronik, untuk menumbuhkan minat baca, sekaligus memenuhi kebutuhan warga yang suka membaca.

Hal itu disampaikan Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, ketika menerima kunjungan rombongan Komisi X DPR RI, yang dipimpin Wakil Ketua Agustina Wiludjeng Pramestuti, Jumat (24/9) di Bale Tawangarum. Hadir mendampingi Gibran, Sekda Surakarta Ahyani beserta jajaran.

Lebih lanjut Gibran mengatakan selama masa pandemi Covid-19, perpustakaan milik Pemkot Surakarta memang mengalami buka tutup. Namun demikian masyarakat tetap bisa mengakses buku-buku elektronik, melalui aplikasi iSolo, yang dapat diinstal di ponsel dengan sistem operasi Android.

“Pada tahun 2018, sebenarnya perpustakaan kami sudah meluncurkan aplikasi i Solo agar warga Solo tetap dapat membaca buku elektronik, tanpa harus datang langsung ke Perpustakaan Daerah Kota Surakarta,” kata Gibran, seperti dirilis Surakarta.go.id.

Adapun saat ini, koleksi buku yang bisa diakses melalui aplikasi iSolo, sekitar 1.700 eksemplar. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Pemkot juga akan menambah koleksi buku elektronik, melalui pembelian yang dianggarkan dalam DPA perangkat daerah. Pada 2022 nanti, akan ada pengadan buku-buku elektronik baru.

Pemkot Solo juga akan terus mempromosikan buku elektronik, agar warga Surakarta tidak berhenti mengakses buku-buku tersebut. Dia berharap pelajar juga akan lebih menyukai membaca buku pengetahuan.

Lebih lanjut dikatakan, Perpustakaan Umum Kota Surakarta, juga menjadi bagian dari Indonesia One Search yang dibuat oleh Perpustakaan Nasional. Online Public Access Catalogue Perpustakaan Kota Surakarta, dapat diakses dari seluruh wilayah Indonesia.

“Terkait dengan turunnya level PPKM Kota Surakarta ke level 3, kami sudah mulai membuka perpustakaan dengan protokol kesehatan yang ketat. Juga dengan penerapan aplikasi Peduli Lindungi, yang membatasi kegiatan-kegiatan di perpustakaan,” kata Wali Kota.

Sementara itu Agustina Wilujeng, mengungkapkan Komisi X DPR RI merupakan mitra dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek; kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; Kementerian Pemuda Olahraga; serta Perpustakaan Nasional.

Adapun kunjungan ke Solo, adalah dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan dan evaluasi pengelolaan pelayanan perpustakaan digital di Kota Surakarta. Selain itu Komisi X DPR RI, juga ingin mendapatkan data empirik, mengenai permasalahan-permasalahan dalam pengelolaan perpustakaan di Kota Surakarta.

Hasil kunker akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan, terhadap perpustakaan digital. “Dalam forum ini, kami ingin mendapatkan beberapa pandangan mengenai kebijakan Pemkot Surakarta, dalam pengelolaan perpustakaan daerah, khususnya dalam layanan digital dan peningkatan literasi masyarakat,” kata dia.

Agustina juga mengatakan pihaknya menaruh perhatian pada perkembangan perpustakaan di Kota Surakarta, pada masa pandemi Covid-19; optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan perpustakaan digital, serta inovasi-inovasi yang dikembangkan.

Komisi X DPR RI juga ingin mendapat masukan perbaikan regulasi dan tata kelola perpustakaan, khususnya mengenai perpustakan digital.

Dikatakannya, perpustakaan di era digital, menjadi tempat yang lebih dinamis, terbuka, dan menjadi tempat masyarakat untuk menumbuhkan kreativitas. Perpustakaan digital diharapkan dapat meningkatkan minat membaca masyarakat Indonesia.

Diketahui indeks literasi perpustakaan di Indonesia masih di peringkat 62 dari 70 negara. Dengan hadirnya perpustakaan digital, indeks literasi dapat ditingkatkan.

Jumlah perpustakaan di Indonesia sejumlah 164 ribu dengan taman bacaan masyarakat yang tersebar di seluruh Indonesia. Sedangkan pengguna internet di Indonesia pada 2019 48,4 % pada 2020 meningkat menjadi 54 % dan 2021 meningkat pesat 73,7 %. (HS-08)

Share This

Pantau PTM, Bupati Pati Perintahkan Kepala Disdikbud Sebar Pejabatnya

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Sabtu (25/9/2021)