Tradisi Naik Turun Perahu, Menjaga Semangat Gotong Royong Nelayan Bandengan Kota Kendal

Para nealayan Kendal bergotong royong menaikkan perahu untuk dilakukan perawatan.

 

HALO KENDAL – Perahu-perahu nelayan yang digunakan untuk melaut setiap hari, pada waktu-waktu tertentu akan dinaikkan oleh pemiliknya ke darat untuk dilakukan perawatan atau dicat ulang agar awet dan menarik.

Biasanya, proses perawatan perahu dilakukan saat ada ombak besar sehingga nelayan tak bisa melaut. Atau ketika musim paceklik, ketika hasil tangkapan ikan sangat sedikit karena pengaruh perubahan musim.

Untuk menaikkan perahu dari sungai atau laut ke daratan, tentu bukanlah pekerjaan mudah. Berat perahu yang mencapai satu ton, tak mungkin bisa diangkat oleh satu dua orang saja. Butuh tenaga banyak untuk melakukan aktivitas ini.

Tradisi yang masih dijalani para nelayan Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kota Kendal sampai sekarang, yakni secara bersama-sama dengan semangat gotong royong menaikkan dan menurunkan perahu di sungai, yang menuju ke arah laut utara Jawa.

Meski dilakukan banyak orang, tak ada transaksi pembayaran jasa dalam kegiatan ini. Mereka secara bersama-sama dan penuh kesadaran, hanya mengandalkan semangat gotong royong dan membantu sesama.

Salah satu nelayan, Manisan, warga RT 06 RW 01 Kelurahan Bandengan yang ditanya saat gotong royong mengangkat perahu mengatakan, inisiatif gotong royong ini timbul karena kondisi kayu perahu milik rekan sesama nelayan sudah mulai lapuk, sehingga rentan bocor.

”Kondisi perahu sudah memperhatinkan, jadi kami sesama nelayan berinisiatif melakukan gotong royong bersama-sama mengangkat perahu dari sungai ke daratan, untuk diperbaiki,” ungkapnya, Sabtu (25/7/2020).

Menurutnya, meski ukuran perahu tidak terlalu besar, namun dalam menaikkan atau menurunkan membutuhkan tenaga yang cukup banyak.

Waktu yang dibutuhkan juga agak lama, hingga berjam-jam jika ukuran perahu besar, untuk sampai ke tempat perawatan.

“Perahu di sini rata-rata sudah usang, sehingga kami harus sering memperbaiki. Jika mau dinaikkan atau diturunkan kembali perlu banyak orang untuk mendorong dan mengangkatnya. Jadi nanti bergantian,” ungkapnya.

Sedikitnya butuh belasan orang yang dilibatkan ketika akan menaikkan atau menurunkan perahu. Agar bisa mengumpulkan warga yang membantu, satu hari sebelumnya pemilik perahu sudah woro-woro pada tetangga kanan kiri.

“Sebelumnya kami harus memberitahu para tetangga dan rekan sesama nelayan agar berkumpul. Karena semakin banyak orang pekerjaan semakin cepat selesai,” jelasnya.

Senada diungkapkan nelayan lain, Dayat warga RT 04 RW 01. Tradisi turun naik perahu di Kelurahan Bandengan adalah hal yang lumrah dan sudah ada sejak lama. Para nelayan hidup rukun dan bekerja bersama-sama dan tanpa pamrih.

“Gotong royong naik turun perahu sejak dulu hingga sekarang tidak berubah. Semua ikut bergerak agar perahu cepat naik dari sungai atau turun ke sungai. Tak ada pembayaran untuk jasa membantu mengangkat perahu. Paling pemilik perahu hanya mengeluarkan uang untuk beli makan atau rokok saja,” ujarnya.

Dirinya mengaku, tanpa bantuan tetangga kanan kiri, nelayan akan sulit menaikkan dan menurunkan perahu. Apalagi jika perahu yang diperbaiki tergolong besar.

“Perahu yang diperbaiki harus benar-benar naik ke darat agar perawatan lebih mudah. Selain itu jika ada kebocoran perahu bisa segera di ketahui,” jelasnya.

Sementara itu ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kendal, Zaenal Arifin mengatakan, dalam kegiatan ini warga nelayan benar-benar antusias saling bantu dalam kebersamaan tanpa pamrih.

“Namanya juga gotong royong, jadi tidak ada bayaran. Paling-paling pemilik perahu menyediakan makanan dan minuman serta rokok secukupnya. Ini bentuk kebersamaan dan sengkuyung kami. Semua nelayan pasti akan punya gawe seperti ini,” ujarnya.

Dijelaskan, kapal-kapal nelayan yang bersandar di Bandengan Kendal sangat banyak. Jumlah kapal yang aktif melaut sekitar 500 kapal, sedang yang jarang atau kurang aktif melaut sebanyak 200 kapal.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.