in

TMMD Sengkuyung Tahap 2 Kodim 0726/Sukoharjo Percepat Pembangunan Jalan Rabat Beton di Dukuh Ngandong

 

HALO SUKOHARJO – Anggota Satgas TMMD Sengkuyung Tahap 2 Kodim 0726/Sukoharjo, bersama masyarakat berupaya mempercepat penyelesaian, pembuatan jalan rabat beton, di Dukuh Ngandong, Desa Jangglengan, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo.

Saat ini pembangunan jalan sepanjang 645 m x Lebar 2,5 m x Tebal 0,12 m tersebut, telah tercapai 47 persen.

Dalam kegiatan itu, para anggota Satgas TMMD, bersama nampak bersemangat untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, Senin (15/08/22).

Peltu Agus Priyanto, anggota Satgas TMMD mengatakan upaya mempercepat penyelesaian pekerjaan itu karena target waktu kegiatan tersebut sudah semakin dekat.

Untuk diketahui TMMD Sengkuyung Tahap 2 Kodim 0726/Sukoharjo dilaksanakan mulai 26 Juli 2022 hingga 24 Agustus 2022.

“Semakin bertambahnya hari, anggota Satgas bersama warga semakin bersemangat untuk menyelesaikan pekerjaan ini, hal ini tak lain untuk bisa mengejar target untuk menyelesaikan tugas ini sebelum penutupan TMMD,” kata Peltu Agus Priyanto, seperti dirilis sukoharjokab.go.id.

Sementara itu Mardi, warga Dukuh Ngandong menyampaikan ucapan terima kasih pada TNI dan pemerintah, karena desanya sudah menjadi sasaran TMMD.

“Kami sangat berterima kasih sekali dengan adanya pembangunan rabat beton ini, kalau sudah selesai akan sangat bermanfaat untuk membantu memperlancar mengangkut hasil panen, tentunya nanti saat musim hujan jalan ini tidak licin dan becek lagi, bahkan mobil pengangkut hasil panen pun dapat lewat,” kata Mardi, seperti dirilis sukoharjokab.go.id.

Dengan adanya akses rabat beton ini harapan dari warga adalah dapat segera dirasakan manfaatnya untuk memajukan perekonomian warga setempat dengan semakin lancarnya akses jalan di tengah persawahan tersebut.

Seperti diketahui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2022 Sukoharjo, dimulai Selasa (26/7/2022) dan akan berakhir 24 Agustus 2022.

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyampaikan bahwa program TMMD menggunakan sistem bottom up planning, yakni proses perumusan pembangunan yang dilakukan secara berjenjang dari level desa hingga kabupaten yang memenuhi aspek kesejahteraan rakyat.

“TMMD selama ini telah membantu pemerintah daerah, dalam akselerasi pembangunan yang akan meningkatkan kesejahteraan rakyat, melalui kegiatan fisik dan non fisik,” ujar Bupati.

Selain itu, TMMD juga memantapkan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam rangka menyiapkan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh terutama untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas SDM.

Adapun Dandim 0726 Sukoharjo, Letkol Inf Agus Adhy Darmawan, mengatakan TMMD Sengkuyung Tahap II 2022 dilaksanakan di Desa Jangglengan, Kecamatan Nguter.

Menurutnya, ada sejumlah program fisik yang akan dikerjakan selain program non fisik. Sasaran program fisik masing-masing talud jalan Dukuh Kepyar-Dukuh Ngandong sepanjang 393 meter.

Selain itu, juga pembangunan talud jalan Dukuh Ngandong sepanjang 234 meter, rabat beton jalan Dukuh Ngandong sepanjang 645 meter, dan pengeboran sumur dalam Dukuh Ngandong satu unit.

“Selain sasaran fisik, selama kegiatan TMMD juga ada sasaran non fisik,” lanjut Dandim.

Untuk sasaran non fisik antara lain berupa penyuluhan-penyuluhan, seperti penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, Penyuluhan hukum dan Kamtibmas, serta penyuluhan kesehatan dan stunting, penyuluhan KB kes, penyuluhan pertanian, serta vaksinasi Covid-19.

Anggaran TMMD Sengkuyung II tahun 2022 sendiri berasal dari APBD Provinsi Jateng Rp 251 juta dan APBD Sukoharjo Rp 400 juta dan swadaya masyarakat Rp 10 juta sehingga totalnya Rp 661 juta.

Dandim juga mengatakan, tujuan TMMD sendiri adalah membantu Pemkab Sukoharjo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan bersifat sasaran fisik maupun sasaran non fisik guna memantapkan Kemanunggalan TNI Rakyat (KTR) dalam rangka menyiapkan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh. (HS-08)

Pj Bupati Jepara Tegas Minta Jajarannya Berkomitmen Tolak Korupsi

Kecelakaan Maut di Pedurungan Semarang, Pemotor Alami Luka Parah di Kepala