in

Tips Aman Saat Berkendara dengan Sepeda Listrik

Ilustrasi sepeda listrik.

PENGGUNAAN sepeda listrik saat ini sedang menjadi trend di Indonesia. Bukan hanya orang dewasa, penggunanya pun merambah ke anak-anak, dari mulai sudut kampung, jalanan perkampungan hingga jalan protokol juga kerap ditemukan pengguna sepeda listrik.

Dari fenomena penggunaan kendaraan ramah lingkungan ini bahkan kerap membuat pemakainya mengalami kecelakaan terutama yang melibatkan pada anak-anak. Sepeda listrik pun sering dijumpai banyak melintas di jalan raya. Padahal menurut aturannya, sepeda listrik tidak diperuntukkan atau digunakan di jalan raya apalagi untuk anak-anak. Sehingga penting untuk memperhatikan keselamatan atau safety riding bagi pengguna sepeda listrik agar aman. Berikut 5 tips agar aman saat menggunakan sepeda listrik yang dihimpun dari berbagai sumber, yaitu sebagai berikut.

1. Tidak Digunakan di Jalan Raya

Penggunaan sepeda listrik berbeda dengan motor listrik, sehingga mengendarai sepeda listrik harus disesuaikan tempatnya. “Sebenarnya berbeda ya antara sepeda listrik dan motor listrik. Kalau yang namanya sepeda pasti ada pedalnya, itu setahu saya dan nggak boleh dipakai dijalan raya,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas (Lalin) Dishub Kota Semarang, Antonius Hariyanto, Rabu (3/4/2024). Sebab, menurut dia, jika masih nekat dipakai di jalan raya akan rawan terjadinya kecelakaan dengan pengendara lainnya, seperti sepeda motor dan roda empat. Belum lagi, saat kondisi jalan yang padat tentu akan membuat ancaman bagi keselamatan pengguna sepeda listrik tersebut.

2. Peran Orangtua untuk Perketat Pengawasan

Demi keselamatan bersama dan anak anak, orang tua diminta untuk memberikan pengawasan yang ketat saat memakai sepeda listrik. Agar tidak menyelonong masuk ke jalan raya, termasuk memakai motor listrik apalagi belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). Karena belakangan ini, kata Toni, sapaan akrabnya, pabrikan sepeda listrik banyak yang membuat produk mirip kendaraan tanpa pedal. Jenis ini pun sering ditemukan di jalan raya, bahkan Toni menyebut sudah ada kejadian kecelakaan yang melibatkan sepeda listrik ataupun motor listrik yang dikendarai oleh anak kecil.

3. Menguasai Karakter Sepeda Listrik

Mengingat sepeda listrik ini berbeda dibandingkan dengan sepeda konvensional, jadi perlu memahami karakter sepeda listrik termasuk fitur keamanan. Karena banyak kejadian kecelakaan sepeda listrik karena kurang mengenal maupun cara kerja sepeda listrik. Terutama bagi pemula yang memiliki sepeda listrik bisa dengan membaca buku manual dari sepeda listrik terlebih dahulu, sehingga tidak menimbulkan risiko kecelakaan.

4. Mengenakan Perlengkapan Keselamatan.

Saat berkendaraan agar lebih aman memakai helm, sehingga elbow protektor. Jika terjadi kecelakaan atau terjatuh bisa melindungi bagian yang penting.

5. Memastikan atau Memilih Kondisi Jalan yang Benar Aman Dilalui

Pemakaian sepeda listrik sebaiknya di jalur atau jalan yang datar dan tidak berbukit atau terlalu curam, karena kendaraan sepeda listrik memiliki kecepatan terbatas sekitar 45 km/jam. Sehingga pengendara bisa memilih jalan yang memang punya batas yang aman untuk dilalui. Termasuk saat melakukan pengereman dan lajunya sepeda listrik perlu diperhatikan agar bisa meminimalisir timbulnya risiko kecelakaan.(HS)

Tantangan Tak Mudah bagi Manchester Biru

Jelang Lebaran, Harga Buah di Kendal Merangkak Naik