in

Tinjau Santri Pembuat Pesawat Aeromodeling di Kendal, Gus Yasin Langsung Memesan Satu Set

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maemoen saat melihat pesawat aeromodeling buatan Santri Al Ma’wa, yang akan diterbangkan di Desa Sumbersari Kecamatan Ngampel, Rabu (27/1/2021).

 

HALO KENDAL – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengunjungi Pondok Pesantren Salafiah Al Ma’wa, Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel, Kendal, Rabu (27/1/2021).

Dalam kunjungannya, Wagub meninjau langsung kegiatan pembuatan pesawat aeromodeling dari kreativitas dari para santri di sana.

Wagub yang akrab Gus Yasin ini mengapresiasi apa yang menjadi krativitas para santri dalam membuat produk pesawat ini. Menurutnya pondok pesantren (ponpes) memiliki potensi menjadi kekuatan ekonomi yang luar biasa. Syaratnya, kemampuan dan peluang kewirausahaan bisa diberdayakan di dalamnya.

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengoptimalkan pesantren, agar bisa melahirkan sumberdaya insani dengan kemampuan yang lebih lengkap. Jadi pesantren tidak hanya akan menjadi tempat pesemaian bagi pendidikan karakter dan akhlak generasi penerus bangsa. Selain itu, juga dapat memperkuat dan meningkatkan perekonomian berbasis ponpes,” ungkapnya.

Di sisi lain, Gus Yasin sapaan akrabnya menjelaskan, ponpes juga akan diimbangi dengan kesiapan para santri menghadapi tantangan ekonomi, di tengah kemajuan teknologi dan industri global pada masa mendatang.

Khususnya dengan menciptakan inovasi yang dapat berguna bagi masyarakat.

“Jika potensi ini dioptimalkan, pesantren bisa melahirkan sumberdaya insani dengan kemampuan lebih lengkap. Jadi pesantren tidak hanya akan menjadi tempat pesemaian bagi pendidikan karakter dan akhlak generasi penerus bangsa, namun bisa membuka peluang usaha bagi masyarakat,” terang Gus Yasin.

Terkait kreatifitas para santri ini, pihaknya memang punya angan-angan ke depan Jawa Tengah punya brand yang saat sudah dibentuk koperasi-koperasinya di pondok pesantren.
“Saat ini kita sudah assesment kepada pelaku pondok pesantren maupun alumni yang mau menawarkan produk-produknya. Lha ini kita himpun semua, kemudian kita pasarkan. Salah satunya Ponpes Al Ma’wa ini. Adik-adiknya punya keahlian membuat aeromodeling,” jelasnya.

Menurut Gus Yasin, hal ini tentu mempunyai pangsa pasar sendiri. Karena sudah diikutkan dalam berbagai event olahraga seperti PON dan Olimpiade di aeromodelingnya sendiri.

“Sehingga bisa memacu teman-teman untuk mencintai produk dalam negeri, khususnya produk dalam negeri. Kami selaku pemerintah daerah mendorong agar tahun ini bisa berproduksi baik peralatan maupun bahan-bahannya. Jadi saya kasih deadline sampai bulan Juli. Kalau bisa, bulan Oktober kita ikutkan pameran,” tandas Gus Yasin.

Sementara itu pengasuh pondok pesantren Al Ma’wa, KH Ahmad Munawar mendukung apa yang dilakukan santri dalam pembuatan pesawat aeromodeling ini.

“Saya sangat mendukung apa yang dilakukan santri dalam membuat karya yang bagus ini. Harapanya nanti ke depan santri bisa lebih berkarya lebih banyak dan pihak ponpes akan mendukung penuh kegiatan santri ini. Jika perlu akan saya danai dari uang pribadi,” ucapnya.

Sedangkan Instuktur santri dalam pembuatan pesawat aeromodeling, Sutrisno mengaku siap untuk memproduksi dalam jumlah banyak.

“Tadi Pak Wagub Gus Yasin sudah meminta bisa tidak diproduksi yang banyak. Kalau dalam seminggu nantinya bisa menghasilkan dua pesawat karena santri sudah kita bimbing. Meski kesulitan dalam pembuatan pesawat sangat tinggi namun kita siap,” ujar Sutrisno yang juga anggota Polri.

Dalam kesempatan ini wakil gubernur juga melihat pesawat aeromodling ini terbang dilandasan sederhana memanfaatkan jalan Desa Sumbersari dan memesan satu set pesawat aeromodeling lengkap. (HS)

Share This

409 CPNS di Rembang Terima SK, Bupati Minta Jangan Nongkrong Saat Jam Kerja

Mutasi, Abdullah Umar Resmi Menjabat Kasubbag Humas Bagops Polres Kendal