Tinjau PPKM di Perusahaan, Plt. Bupati Kudus : Sudah Sesuai Surat Edaran

Plt Bupati Kudus Hartopo ketika meninjau salah satu pabrik, dalam rangka mengecek pelaksanaan PPKM, (Foto : Laman Pemkab Kudus)

 

HALO KUDUS – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo menilai PT Djarum brak Sigaret Kretek Tangan (SKT) Kaliputu dan Oasis Djarum brak Sigaret Kretek Mesin (SKM), sudah menaati protokol kesehatan dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Penilaian tersebu disampaikannya setelah Jumat (15/1) melakukan kunjungan ke dua lokasi industri tersebut, untuk memantau protokol kesehatan dan PPKM.

Hartopo memastikan PPKM di kedua lokasi berjalan sesuai aturan yang ditetapkan.  Dari kapasitas brak SKT yakni 4.000 karyawan. hanya diisi 1.000 karyawan atau 25 persen. Adapun 75 persen karyawan lainnya, untuk sementara berada di rumah.

- Advertisement -

“Di sini, PT Djarum SKT kapasitasnya adalah sampai 4.000 menjadi 1.000 atau 25 persen, yang 75 persen di rumah untuk sementara. Artinya sudah memenuhi instruksi Kemendagri, SE Gubernur Jateng dan SE Bupati Kudus,” kata dia, seperti dirilis situs resmi Pemkab Kudus.

PT Djarum telah menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) 3M secara ketat. Sebelum memulai kegiatan industri, karyawan diwajibkan cek suhu tubuh, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Hal tersebut mendapat apresiasi dari HM Hartopo sebagai kepala daerah.

“Perketatan protokol kesehatan telah diterapkan. Sebelum masuk, karyawan dicek suhu, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak ditambah lagi di dalam sudah pakai sekat akrilik untuk mencegah penyebaran droplet,” ungkapnya.

Tak lupa, Hartopo berpesan kepada para karyawan Djarum untuk selalu menjaga kesehatan dengan disiplin Prokes 3M setiap keluar rumah. Hal tersebut demi mencegah bertambahnya klaster keluarga yang terpapar virus Covid-19.

“Kesehatan kita adalah kesehatan keluarga, untuk keselamatan bersama. Tetap disiplin Prokes 3M, saya doakan semoga semua tetap sehat,” tuturnya.

PT Djarum dan Oasis Djarum merupakan lokasi ke-empat yang dikunjungi terkait PPKM. Sebelumnya, Plt Bupati beserta rombongan telah memantau penerapan PPKM di PR Nojorono pada Selasa (12/1), PR. Sukun pada Rabu (13/1), dan PT Pura Nusa Persada Divisi Total Security System pada Kamis (14/1). Dari sekian lokasi yang dikunjungi, semuanya telah mentaati PPKM dengan Prokes 3M dan membatasi 25 persen karyawan yang masuk. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.