in

Tingkatkan Pelayanan Publik, PPS Cilacap Resmikan PTSA dan Si Antasena

Peresmian Gedung Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) PPSC dan launching Aplikasi Sistem Layanan Terpadu Satu Atap Terintegrasi (Si Antasena), di PPSC Cilacap, Jumat (3/11/2023). (Foto : cilacapkab.go.id)

 

HALO CILACAP – Manajemen Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC), meresmikan Gedung Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) PPSC dan launching Aplikasi Sistem Layanan Terpadu Satu Atap Terintegrasi (Si Antasena), di PPSC Cilacap, Jumat (3/11/2023).

Dalam sambutannya, Kepala PPS Cilacap Imas Masriah, menjelaskan pembangunan PTSA dan aplikasi Si Antasena, dilatarbelakangi salah satunya oleh program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yakni Ekonomi Biru.

“Dalam mengakselerasi pembangunan kelautan dan perikanan, KKP memiliki program dengan pendekatan aspek teologi, ekologi, sosial dan ekonomi, yang seimbang dan tertuang dalam 5 program ekonomi biru,” kata dia, seperti dirilis cilacapkab.go.id.

Selain itu juga melakukan penambahan luas kawasan konservasi laut, penangkapan ikan terukur berbasis kuota dan zona, pengenalan budidaya ikan di kawasan laut, pesisir dan darat secara berkelanjutan, pengawasan dan pengendalian pesisir dan pulau-pulau kecil, pembersihan sampah laut melalui partisipasi nelayan dan masyarakat.

Untuk menunjang program tersebut, Imas mengatakan perlu adanya pelayanan publik yang inovatif.

Maka dari itu PPSC meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat, pelaku usaha dan stakeholder melalui PTSA yang didukung dengan aplikasi Si Antasena.

“Pada hari ini kita melaksanakan peresmian penyelenggaraan PTSA PPSC Cilacap sebagai tindak lanjut dari keputusan menteri kelautan dan perikanan RI No 162 Tahun 2023 tanggal 16 oktober 2023 tentang penetapan Pelayanan Terpadu Satu Atap pada Pelabuhan Perikanan Pemda Cilacap Kementerian Kelautan dan perikanan. Hari ini juga dilaksanakan launching aplikasi SI ANTASENA, atau Sistem Layanan Terpadu satu atap terintegrasi,” lanjut Imas.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama Maklumat Pelayanan PTSA oleh 19 instansi yang tergabung di PPS Cilacap. Imas berharap hal ini dapat mendekatkan masyarakat kepada pemerintah selain meningkatkan pelayanan publik.

“Mudah-mudahan mendatang semakin banyak instansi pelayanan publik yang tergabung di PTSA PPS Cilacap sehingga memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, pelaku usaha, stakeholder kelautan dan perikanan,” harapnya.

Implementasi PTSA melalui Si Antasena adalah untuk meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, kualitas dan transparansi pelayanan publik bagi masyarakat, serta mempermudah interaksi antara masyarakat dan pemerintah.

Si Antasena akan mempermudah pelaku usaha dalam mengurus dokumen tanpa harus langsung datang ke Pelabuhan.

Karena dalam aplikasi ini pelaku usaha dapat mengajukan dokumen dan memantau jalannya dokumen yang diajukan.

Menyambut baik inovasi tersebut, Penjabat Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar mengucapkan selamat atas diresmikanya PTSA dan launching Si Antasena UPT KKP (Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan) di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap.

“Kegiatan hari ini, tentunya merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik. Semoga semua tujuan yang diharapkan dalam peresmian PTSA dan launching Si Antasena dapat tercapai. Ide ini menurut saya harus kita jalankan bersama-sama, disengkuyung supaya pelayanan publik menjadi baik, transparan dan akuntabel,” kata dia. (HS-08)

Tekan Inflasi, Pemkab Pemalang Gelar Pasar Murah di Desa Serang

Berikan Penghargaan Linda, Sekda Cilacap: Semoga Bisa Wujudkan Iklim Inovasi Daerah