in

Tingkatkan PADes, Pemdes Cepiring Mulai Menggali Potensi Desa

Sosialisasi peningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) Cepiring, Kecamatan Cepiring, Pemerintah Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dan beberapa unsur lain, baru-baru ini.

 

HALO KENDAL – Dalam rangka peningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) Cepiring, Kecamatan Cepiring, Pemerintah Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dan beberapa unsur lain, dilibatkan untuk menggali potensi yang ada di desanya.

Kepala Desa Cepiring, Ayek Ahmad mengatakan, pihaknya juga akan menggandeng pihak ketiga untuk membangun ruko pasar Desa Cepiring di depan pasar sepeda atau pasar burung.

“Nantinya kita buatkan perjanjian. Biasanya perjanjian 10-20 tahun, namun kali ini kita buat hanya tujuh tahun saja. Dengan dibiayai semua oleh pihak ketiga,” jelasnya, Kamis (10/6/2021).

Menurut Ayek, jika sudah berjalan, nantinya pihak pemerintah desa akan mendapatakan pendapatan aset sebesar Rp 300 juta setelah berjalan di atas 7 tahun.

Ditandaskan, uang tersebut dihasilkan dari 42 ruko yang ada, kemudian akan langsung masuk ke kas desa.

“Karena setiap desa itu memiliki potensi SDA berbeda-beda. Jika Pemdes mampu menggali potensi tersebut, dan menggarapnya serta menggelolanya dengan baik, maka bisa mendatangkan PADes,” ungkap Ayek.

Ayek menjelaskan, dengan diberikan kewenangan untuk mengatur wilayah desa sendiri. Desa pun juga sudah dapat mengembangkan perekonomian desa.

“Ada banyak cara untuk mengembangkan ekonomi desa, salah satunya adalah melalui pemanfaatan aset desa sebagai potensi desa,” jelasnya.

Ayek pun mengungkapkan, Desa Cepiring berada jalur pantura memiliki aset kurang pemanfaatannya, ia pun mengaku siap tidak populer.

“Namun demi kemajuan desa, saya akan lakukan demi kemaslahatan warga Desa Cepiring agar lebih baik,” ujarnya.

Soal ada yang suka maupun tidak, menurutnya itu wajar. Karena setiap perubahan pasti ada tantangannya.

Bahkan beberapa kali sosialisasi sudah dilakukan pihaknya. Di antaranya, rapat sosialisasi turun lapangan pada Rabu (26/5/2021), kemudian sosialisasi ke pedagang Kamis (27/5/2021).

Selanjutnya, musyawarah dg pedagang pasar terkait relokasi ke dalam kios pasar, Senin (31/5/2021).

“Yang jelas kita tawarkan solusi menempati lahan Ruko yang akan dibangun, biar lebih tertata rapi, bersih dan manfaatnya bisa dirasakan semuanya,” imbuh Ayek.

Sementara itu, Sekertaris Desa Cepiring, Helmi menambahkan, pada tahun 2018, saat jabatan Plt Kepala Desa sementara dijabat Ahmad Ayek, pernah digagas untuk meningkatkan pendapatan aset desa. Namun, kini potensi itu terwujud dan akan dibedah semua potensi yang ada.

Bahkan Pemdes dengan semua pihak melakukan Musdes tentang pemanfaatan aset dan dimasukkan dalam RPJMDes, yang rencananya dilaksanakan 10 Agustus 2021.

“Salah satu izin prinsip sudah kita dapatkan, dilanjutkan proses tahapan izin mendirikan bangunan (IMB) Ruko, yang jelas kami tidak ingin ada masalah soal administrasi,” pungkas Helmi.(HS)

Share This

Potensi Anak Harus Digali Maksimal

HUT Pemkot Surakarta, Gibran Ziarah ke Makam Mantan Wali Kota