in

Tingkatkan Layanan, Dinas Kesehatan Rembang Tambah Tiga Unit Ambulan

Tiga mobil ambulans untuk pelayanan masyarakat di Rembang. (Foto : rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Dinas kesehatan Kabupaten Rembang menambah tiga mobil ambulans untuk pelayanan masyarakat, termasuk untuk Public Safety Center (PSC).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rembang, Ali Syofi’i mengatakan tiga ambulans tersebut untuk Puskesmas Sluke, Public Savety Center (PSC) di Kecamatan Sluke, dan PSC di wilayah Kecamatan Rembang kota.

Ketiganya dibeli menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun 2022 dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Rembang.

Ali Syofi’i juga menjelaskan, Dinkes Rembang saat ini juga sedang berupaya memberikan fasilitas serupa ke wilayah lain, tak hanya di perkotaan.

“Sekarang kita kembangkan PSC di wilayah Sluke. Nah selama ini PSC sluke ambulannya pinjam pakai milik puskesmas Gunem,” kata dia, seperti dirilis rembangkab.go.id.

Terkait keberadaan PSC di Kota Garam telah ada sejak 3 tahun lalu. PSC sangat bermanfaat untuk memberikan layanan kepada masyarakat pada pra Fasilitas Kesehatan (Faskes) atau sebelum pasien mendapat perawatan di puskesmas atau rumah sakit.

“Misalnya ada krisis kesehatan seperti adanya kecelakaan dan orang sakit mendadak di rumah dengan kasus- kasus trauma ini kami siap meluncur. PSC ini sudah terintegrasi dengan kepolisian, damkar, BPBD, begitu ada info kejadian krisis kesehatan di masyarakat maka kita meluncur bersama,” kata dia.

Dengan penambahan unit ambulan di PSC ini, juga bertujuan untuk meminimalisasi korban kecelakaan diantar ke fasilitas kesehatan dengan menggunakan kendaraan seadanya.

“Tiap bulan ini pelayanan PSC cukup tinggi , antara 65 sampai 70 kasus. Kita (PSC) juga beroperasi 24 jam, jadi memang sangat dibutuhkan keberadaan PSC,” kata dia.

Sedangkan penambahan unit ambulan pada puskesmas Sluke, diungkapkan dr.Ali  karena frekuensi layanan  kesehatan di sana semakin meningkat.

Adapun mobil ambulan yang kondisinya masih bagus, hanya satu unit dan satu unit sudah tidak layak.

“Selama ini layanan kesehatan di puskesmas sluke, kebutuhan untuk rujukan dan perawatan rawat inap di sana meningkat. Sedangkan mobil ambulannya hanya satu yang kondisinya masih layak, yang satunya agak kurang baik, sehingga di sluke kita tambahi satu unit lagi, ” kata dia. (HS-08)

Gandeng UNS, Kemkominfo Gelar Sosialisasi RUU KUHP di Solo

Pj Bupati Pati Ajak Pokdarwis dan Desa Wisata Optimalkan Pemanfaatan Medsos untuk Branding