in

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, PT CPI dan UNS Resmikan Teaching Farm Closed House

Peresmian teaching farm closed house di Jatikuwung, Gongdangrejo. (Foto : Karanganyarkab.go.id)

 

HALO KARANGANYAR – PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Tbk, perusahaan nasional yang bergerak dalam pemeliharaan dan budi daya ayam broiler, bersama Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Rabu (6/10) meresmikan teaching Farm closed house, di Desa Jatikuwung, Kecamatan Godanngrejo, Kabupaten Karanganyar.

Dekan Fakultas Pertanian UNS, Prof Dr Ir Samanhudi SP MSi IPM ASEAN Eng, saat peresmian menjelaskan fasilitas hibah dari PT CPI kepada Fakultas Pertanian UNS ini, merupakan penunjang upaya peningkatan proses belajar-mengajar, praktikum, magang, dan penelitian bagi dosen serta mahasiswa.

Dengan adanya fasilitas laboratorium lapangan tersebut, mahasiswa dapat meningkatkan keahlian teknis tentang pemeliharaan ayam broiler, aspek sosial, dan bisnis.

“Teaching Farm Closed House, yang merupakan kandang ayam modern, diatur menggunakan tenaga listrik. Pada 1 Oktober lalu, anak ayam berumur 6 hari dan sekitar 21 hari lagi bisa dilakukan panen untuk pertama kali. Panen perdana dimulai 27 hari-33 hari,” kata dia, seperti dirilis Karanganyarkab.go.id.

Dia berharap laboratorium peternakan modern ini, benar-benar bermanfaat besar terhadap peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa, baik melalui praktikum, riset, magang kampus merdeka, maupun melalui pembelajaran lainnya.

Dia juga menyebutkan bahwa Teaching Farm Closed House ini, merupakan hibah ke sebelas dari PT CPI ini kepada perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

“Pada kesempatan ini, kami juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Charoen Pokphand Indonesia,” ungkapnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut baik hibah yang diberikan PT CPI kepada UNS. Dia juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya, atas kerja sama perusahaan tersebut dengan UNS.

“Semoga di tempat ini melahirkan calon-calon entrepreneur yang handal dibidang pertanian dan peternakan. Karena ke depan tampaknya berbagai, pertanian, peternakan dan kesehatan mendominasi recovery pasca pandemi Covid-19 ini,” kata Juliyatmono. (HS-08)

Share This

Sistem Pengendalian Banjir dan Rob di Kota Pekalongan Mulai Digarap

Launching Kampung Virtual SMK Bintang Nusantara, Bupati Karanganyar Akan Gandeng Perbankan