in

Tingkatkan Kesadaran Warga Cegah Covid-19, Dinkominfo Demak Woro-Woro Prokes

Pemkab Demak melakukan woro-woro atau sosialisasi akan bahaya Covid-19 dan upaya pencegahannya, di Pasar Karangawen. (Foto : Demakkab.go.id)

 

HALO DEMAK – Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Demak, akhir-akhir kian meningkat pascalibur Lebaran. Peningkatan ini disinyalir karena adanya penyebaran Covid-19 yang begitu pesat di Kudus, yang merupakan kabupaten tetangga.

Mobilitas masyarakat di kedua wilayah tersebut, memicu kenaikan angka penularan Covid-19 hingga Juni.

Menyikapi hal tersebut, Pemkab Demak melalui Dinas Kominfo, terus giat melakukan woro-woro atau sosialisasi pencegahan penularan Covid-19.

Menurut Kepala Seksi Pengolahan Data dan Statistik Endra Suhartono, saat ini Demak telah masuk dalam zona hitam penularan covid-19 di Jawa Tengah.

Dalam sehari kemarin dilaporkan ada 13 kasus kematian, akibat corona. “Ini adalah kasus yang harus membuat kita tetap waspada akan penularan covid-19. Kami akan terus melakukan kegiatan ini untuk memberi edukasi dan peringatan kepada masyarakat kabupaten Demak bahwa covid-19 itu ada dan sangat berbahaya. Untuk masyarakat diwajibkan tetap menjaga prokes dalam setiap kegiatan di dalam maupun di luar rumah,” kata Endra, di sela-sela kegiatan woro-woro di Pasar Karangawen, Jum’at (11/6).

Kegiatan woro-woro juga dilakukan di sekitar puskesmas dan kantor camat Karangawendimana terdapat pula kerumunan massa. (HS-08)

Share This

Partai Ulang yang Menjanjikan Duel Mematikan

Bupati Pati Minta Pengelola Makam Cagar Budaya Larang Pengunjung dari Luar Daerah