in

Tingkat Kepatuhan Warga Sragen Terhadap Protokol Kesehatan Sudah 80 Persen

Bupati Sragen, Dokter Kusdinar Untung Yuni Sukowati, ketika bersama jajarannya memonitor pelaksanaan protokol kesehatan di pasar-pasar tradisonal. (Foto : Sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Tingkat kepatuhan warga terhadap protokol kesehatan sudah mencapai 80 persen dan diupayakan terus meningkat. Penerapan protokol kesehatan ini merupakan salah satu kunci untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Karena itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen terus berupaya untuk meminimalisasi penyebaran kasus Covid-19. Berbagai langkah strategis dilakukan, termasuk pengecekan di setiap pos perbatasan hingga pasar di kecamatan.

Hal itu disampaikan Bupati Sragen, Dokter Kusdinar Untung Yuni Sukowati, ketika bersama jajarannya memonitor pelaksanaan protokol kesehatan di pasar-pasar tradisonal.

Dalam kegiatan itu Bupati menilai, dalam lima hari PPKM, kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan sudah mencapai angka 80%.

Adapun sejumlah pasar yang ditinjau adalah Pasar Jati Tengah (Sukodono), Pasar Nglangon (Sragen), Pasar Bunder (Sragen), dan Pasar Kota Sragen.

“Hampir seluruh pedagang dan pembeli sudah mengenakan masker. Tetapi masih ada juga beberapa yang belum tertib,” ungkap Bupati, seperti dirilis Sragenkab.go.id.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sragen dan jajarannya juga menyosialisasikan aturan dalam PPKM kepada pedagang dan masyarakat.

“Para pedagang, harus patuhi aturan yang berlaku. Tetap memakai masker saat masuk pasar, cuci tangan pakai sabun dan tetap menjalankan physical distancing,” ujar Bupati Yuni.

Dia berharap PPKM di Sragen yang berlangsung hingga 25 Januari 2020 mendatang tersebut, dapat menurunkan angka kasus Covid-19.

Kepala Disperindag Sragen, Tedi Rosanto mengatakan selama PPKM, jam berjualan di pasar di Kabupaten Sragen tetap 100 persen. Walaupun demikian setiap individu di tempat itu wajib mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Ketentuan tersebut juga sudah disampaikan kepada ketua pengelola pasar, yang bertindak sebagai Satgas Covid-19 pasar dan Paguyuban pasar. Mereka diminta tegas kepada semua pedagang dan pengunjung pasar, untuk disiplin protokol kesehatan lebih ketat. (HS-08)

Share This

Vaksinasi Covid-19 di Sragen Ditunda Hingga Februari, Pemkab Gencarkan Protokol Kesehatan

Tinjau PPKM di Perusahaan, Plt. Bupati Kudus : Sudah Sesuai Surat Edaran