Tinggal Punya Dua Lawan yang Belum Dikalahkan

Kamaru Usman/dok.

 

HALO SPORT – Bagi Kamaru Usman, pemegang sabuk juara kelas welter Ultimate Fighting Championship (UFC), kemenangan atas Gilbert Burns semakin melengkapi prestasinya di oktagon.

Petarung Nigeria berusia 33 tahun itu sudah menundukkan Gilbert Burns (penantang peringkat pertama), Colby Covington (peringkat kedua), Leon Edwards (ketiga), Jorge Masvidal (keempat), Tyron Woodley (ketujuh), dan Demian Maia (kedelapan).

Kamaru tinggal menyisakan Stephen Thompson (peringkat kelima) dan Michael Chiesa (keenam) yang belum dihadapinya. Dia kini mengukir 13 kemenangan beruntun.

Pencapaian itu menyamai rekor dari legenda Georges St-Pierre (GSP) dan juara kelas ringan UFC yang telah memutuskan pensiun, Khabib Nurmagomedov.

Usman kian dekat untuk menyamai rekor Anderson Silva yang mampu meraih 16 kemenangan tanpa putus. The Nigerian Nightmare dalam posisi menunggu lawan berikut.

Ada dua petarung anyar yang punya potensi, yakni Belal Muhammad dan Khamzat Chimaev. Kamaru juga berpeluang meladeni GSP yang secara luas dianggap sebagai jagoan kelas welter terhebat dalam sejarah mixed martial arts (MMA).

‘’Saya tidak menginginkan Georges karena uang atau semacamnya. Saya seorang competitor,’’ ujar Usman seperti dikutip BJPenn.

GSP memutuskan pensiun pada 2017 setelah menang atas Michael Bisping. Kebetulan saat ini atlet berkebangsaan Kanada itu mulai berlatih serius.

Jika sudah tak punya lawan lagi di kelas welter, Kamaru berpotensi naik ke divisi menengah. Namun hal itu kecil kemungkinannya. Karena kampiun kelas menengah juga seorang fighter yang ganas asal Nigeria, Israel Adesanya. Kamaru pernah menyebut bahwa dia tak akan melawan Israel Adesanya karena satu negara dengannya. Satu lagi petarung yang tak ingin dia hadapi adalah Khabib Nurmagomedov, juara kelas ringan UFC. Khabib sudah dianggap saudaranya, karena Kamaru dan Khabib sama-sama beragama Islam.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.