in

Tim Trauma Healing dan Psikolog Dampingi Pemulihan Sopir Vanessa Angel

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko. (Foto : Tribratanews.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Polda Jawa Timur akan memeriksa Tubagus Jody, sopir dalam kecelakaan maut di Tol Nganjuk, Jawa Timur, yang menewaskan artis Vanessa Angel dan suaminya, Bibi Ardiansyah, segera setelah mendapat rekomendasi yang merawat.

Polda Jatim juga telah menurunkan tim Trauma Healing dan Psikolog, untuk mendampingi pemulihan yang dijalani Jody.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko, menjelaskan pemeriksaan terhadap Tubagus Jody masih menunggu rekomendasi dari dokter yang merawatnya.

“Kondisi yang bersangkutan belum stabil, kita khawatir jika dilakukan pemeriksaan maka takutnya tidak berjalan maksimal. Dia masih di RS Bhayangkara, di sana ada tim trauma healing dan psikolog yang mengawasi,” kata Gatot, seperti dirilis Tribratanews.polri.go.id.

Dia juga menyampaikan belum ada pihak keluarga atau kerabat dekat yang menjenguk Joddy pascakecelakaan.

“Berdasarkan informasi, baru asisten rumah tangga dan anak almarhumah yang sudah didampingi keluarga. Kalau Tubagus Joddy ini belum ada (yang mendampingi),” jelasnya

Terkait dengan video viral yang menggambarkan sopir mendiang Vanessa tersebut menyetir di luar batas kecepatan, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menegaskan semua informasi yang masuk akan ditampung dan ditanyakan kepada Joddy, saat proses pemeriksaan.

“Informasi-informasi itu tetap kita tampung, untuk gimana teknisnya itu masuk ke ranah penyidikan. Yang jelas semua kita tampung untuk bahan nanti,” terang Kabidhumas.

Diberitakan sebelumnya, sebuah kecelakaan tunggal terjadi di ruas Jalan Tol Nganjuk arah Surabaya, Jawa Timur tepatnya di KM 672+400A pada Kamis (4/11/21) siang pukul 12.36 WIB.

Akibat insiden tersebut, Vanessa dan suaminya, Febri “Bibi” Andriansyah meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara tiga orang lainnya yang berada di dalam mobil, yakni sopir Joddy, baby sitter Siska, serta anak Vanessa selamat dan mengalami luka ringan.

Adapun dugaan sementara kecelakaan ini lantaran sopir mengantuk, sehingga menabrak pembatas jalan. Selain itu, sopir juga diduga mengemudi dengan kecepatan di atas 100 km/jam. (HS-08)

Share This

Kemenag Nyatakan Buku Nikah yang Dicuri Tak Berlaku

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Dilaksanakan Awal Tahun 2022