Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Tim “Bayi Ajaib” Louvre Surabaya Patok Target Tinggi di IBL 2020

Pemilik tim basket Louvre Surabaya, Erick Herlangga didampingi pelatih dan pemain saat memberikan keterangan pers di Hotel Harris Semarang, Kamis (9/1/2020).

 

HALO SEMARANG – Tim basket Louvre Surabaya mengusung target tinggi dalam kompetisi Indonesia Basketball League (IBL) 2020. Tim yang baru terbentuk tahun 2019 ini berani memasang target lolos ke play off.

Upaya pertama yang akan dilakukan, yaitu dengan menyapu bersih kemenangan pada seri pertama yang akan digelar di GOR Sahabat, Semarang, (10-12/1/2020). Pada laga perdana Louvre Surabaya akan bertemu Bank BPD DIY Bima Perkasa, Jumat (10/1/2020). Setelah itu, anak asuh Andika Supriadi Saputra ini akan kembali menjalani laga kedua menghadapi Prawira Bandung, Sabtu (11/1/2020).

Pemilik tim basket Louvre Surabaya, Erick Herlangga menyatakan, meski baru beberapa bulan berlatih bersama, timnya sangat serius pada musim pertamanya tampil di IBL 2020.

Erick mengatakan, saat ini, Louvre akan mengandalkan beberapa pemain berpengalaman untuk memperkuat tim. Seperti Daniel Timothy Wenas, Kevin Moses Eliazer Poetiray, Dimaz Muharri, Wendha Wijaya, serta tiga pemain asing, Michael Ayodele Kolawole, Savon Rafriyq Lloyd, dan Martavious Tarel Irving.

“Kami berharap bisa berprestasi di IBL 2020 ini. Minimal masuk play off, setelah itu kami akan bicara target lebih lanjut. Syukur-syukur juara. Agar impian kami memberikan cincin juara bagi pemain legenda Dimaz Muharri bisa terealisasi,” kata Erick Herlangga saat memperkenalkan timnya di Hotel Harris Semarang, Kamis (9/1/2020).

Sebelumnya, tim yang dinaungi sejumlah nama-nama pemain tenar ini sudah melakukan beberapa kali laga uji coba dalam persiapan menghadapi IBL 2020.

Pelatih Louvre Surabaya, Andika Supriadi Saputra mengatakan, sebagai tim baru tim pelatih sebenarnya tak mematok target tinggi. Meski begitu Louvre siap menunjukkan kemampuannya di liga basket profesional ini.

“Tim ini baru sekitar tiga bulan terbentuk. Jadi kami hanya berani berbicara target laga perlaga dulu,” katanya.

Meski demikian dengan materi yang mengkombinasikan pemain senior dan pemain muda, dia meyakini Daniel Wenas dan kawan-kawan bisa berbicara banyak saat mengarungi musim kompetisi ini. “Persoalan kami karena tim baru terbentuk, adalah masalah fisik. Namun kami yakin dengan pengalaman beberapa pemain, persoalan tersebut bisa kami antisipasi,” katanya.

Sementara kapten Louvre Surabaya, Daniel Wenas mengatakan, seluruh anggota tim sudah memiliki chemistry antara satu dengan yang lain.

“Semua sudah siap, tinggal nanti dilihat di pertandingan. Semoga kami bisa meraih hasil terbaik di setiap laga,” katanya soal kesiapan Louvre di Basket IBL.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang