in

Tim Balsa USM Bawa Pulang Thropy Lomba Balsa Tingkat Nasional

Tiga tim balsa Teknik Sipil Universitas Semarang.

 

HALO SEMARANG – Tiga tim balsa Teknik Sipil Universitas Sematang (USM) masuk final dan torehkan juara pada lomba BALSA BRIDGE CHALLENGE 2021 yang diselenggarakan Keluarga Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta (KMTS UMS), Minggu (10/10/2021).

Prestasi ketiga tim tersebut terbukti dengan menyisihkan 52 tim lainnya dari berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia. Tim pertama yaitu, Batusa Jaya berhasil meraih juara dua, terdiri dari Agus Prasetyo, M Ali Firdaus, Andhika lutfi AD dapat menahan beban 34.25 Kg dengan efisiensi 1.39.

Tim kedua yakni, Abhiseva Jaya berhasil menyabet juara pada kategori jembatan terealistis. Tim terdiri dari Abbas Abdurrahman, Alviola Parentika P, Lintang Danu S dapat menahan beban 17.05 kg dengan efisiensi 0.69. Tim tersebut menonjolkan analisis jembatan dibandingkan dengan prototype jembatan yang dibuat.

Sedangkan tim ketiga yaitu, Semar Adhigana menjadi bagian finalis pada ajang tersebut. Terdiri dari Indra Bagus K, Rexy Mahendra R, M Syaroni dapat menahan beban 22.35 kg dengan efisiensi 0.90.

Ketua Program Studi Teknik Sipil USM, Ir Diah Setyati B, MT mengapresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswanya. Menurutnya, hal itu berbanding lurus dengan semangat dan tekad mahasiswa.

“Kami bangga, bahagia dan berterim kasih atas prestasi mahasiswa teknik sipil USM yang berhasil membuat citra baik dan mengharumkan nama teknik sipil USM di kancah nasioanal,” ungkap Diah, Senin (18/10/2021).

Sementara itu, Dosen Pendamping ketiga tim tersebut Talitha Zhafira ST, MEng dan Trias Widorini ST, MEng memaparkan hal yang sama. Menurut mereka berdua, persiapan membimbing tim lomba jembatan balsa tingkat nasional kali ini juga berfokus pada kategori analisis.

“Jembatan balsa yang harus di perhitungkan secara teliti dan cermat agar jembatan balsa tidak hanya kuat menahan beban saat diuji namun konsep perencanaanya juga sesuai peraturan SNI jembatan kayu yang berlaku di Indonesia,” kata mereka.(HS)

 

Share This

Wisata Medis Mulai Digalakkan, Fasilitas RS dan Tenaga Medis Dituntut Menyesuaikan

Percepatan Vaksinasi, Bea Cukai Fasilitasi Impor 1.474.200 Dosis Pfizer ke Jateng