in

Tiga Wilayah Terdampak Rob Tinggi di Semarang

Air rob menggenangi jalan di Pelabuhan Tanjung Emas, di Kecamatan Semarang Utara, Semarang. (Foto dok/Facebook).

 

HALO SEMARANG – Sejumlah wilayah di Kota Semarang sejak Rabu (5/5/2021) sore kemarin tergenang air rob yang cukup tinggi.

Selain daerah yang menjadi langganan rob seperti di seekitar Pelabuhan Tanjung Emas, Tambaklorok Semarang, dengan ketinggian air rob mencapai sekitar 10 centimeter hingga 50 centimeter.

Dampak rob juga meluas ke sejumlah daerah lainnya.

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang pada Kamis (6/5/2021), wilayah yang kondisinya terendam air rob pada Rabu (5/5/2021) sore, terpantau yakni di Kelurahan Mangkang Wetan, Kelurahan Mangunharjo, dan Kelurahan Tanjung Emas.

Di Kelurahan Mangkang Wetan, genangan rob mencapai sekitar 40 centimeter yang terjadi di RW 7 (RT 6 sampai dengan RT 9) dan RW 6 (RT 4 sampai dengan RT 6).

Adapun jumlah warga yang terdampak di RW 7 sebanyak 558 KK dan di RW 6 sebanyak 193 KK.

Sedangkan di Kelurahan Mangunharjo, air rob juga menggenangi jalan-jalan di perkampungan warga berada yaitu di RW 1 (RT 1-RT 3) dan RW 5 (RT 1- RT 3). Dengan jumlah warga yang terdampak di RW 1 sebanyak 133 keluarga, dan di RW 5 sebanyak 176 keluarga.

Sedangkan di Kelurahan Tanjung.as, wilayah yang terdampak berada di RW 12- RW 16.

Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarsono mengatakan, penyebab rob tinggi di wilayah sekitar Pelabuhan Tanjung Emas, Tambaklorok, dan Tambakmulyo karena aktivitas air laut pasang sejak Rabu (5/5/2021) siang.

Kemudian, berlanjut puncaknya air rob pada  Rabu (5/5/2021) pukul 15.00-17.00 WIB.

“Air rob kemudian melimpas ke jalan dan masuk ke saluran di perkampungan warga. Karena, sistem salurannya tidak baik, sehingga air rob tidak bisa cepat surut,” katanya, Kamis (6/5/2021).

Ketinggian air rob, kata dia, puncaknya akan terjadi pada sore hari, lalu pada malam harinya akan surut dan hilang dengan sendiri.

“BMKG memprediksi air laut pasang disebabkab karena dipengaruhi aktivitas bulan purnama, dan akan berlangsung selama satu pekan ini. Sehingga masyarakat yang berada di daerah terdampak rob lebih waspada,” imbuhnya.

Dia juga mengimbau, bagi warga yang rumahnya terendam air rob karena masuk daerah langganan rob, untuk segera mengevakuasi atau memindahkan barang-barang berharga yang ada di dalam rumah.

Sementara, barang-barang yang rawan dan rusak kena air harus dinaikkan ke atas agar tidak basah. Kemudian, untuk anak-anak bisa dicegah untuk bermain genangan air rob, agar terhindar dari penyakit kulit seperti alergi dan gatal-gatal.

“Dan tidak kalah pentingnya untuk menggalakkan membersihkan saluran air, agar tidak mampet dan air rob cepat kering,” pungkasnya.(HS)

Share This

Ada Penumpang Positif Covid Lolos Terbang, Ganjar Sidak Bandara Ahmad Yani

Ganjar Turunkan Tim Pengawas Atasi Pembayaran THR 18 Perusahaan di Jateng