Tiga Seri Tersisa yang Ketat dan Sengit

Fabio Quartararo/dok.

 

HALO SPORT – Tiga seri tersisa MotoGP musim ini diprediksi berjalan ketat dan sengit. Bulan ini akan menjadi klimaks dari MotoGP 2020 dengan kehadiran tiga balapan pamungkas, dua di antaranya digelar di sirkuit yang sama.

Yang pertama, MotoGP Eropa 2020 di Sircuit Ricardo Tormo, Valencia, pada 8 November.

Race berikutnya di sirkuit yang sama sepekan kemudian, dengan tajuk MotoGP Valencia.

Balapan penutup adalah MotoGP Portugal di Autodromo Internacional do Algarve, Portimao, 22 November mendatang.

Masih ada maksimal 75 poin yang bisa ditambahkan masing-masing rider dari seri-seri itu.

Sejauh ini persaingan di trek sulit diprediksi. Tercatat delapan pembalap berbeda yang meraih kemenangan dari 11 seri.

Tak kurang dari 15 rider berbeda telah naik podium. Bahkan, enam besar pada klasemen sementara ini cuma terpaut 32 poin.

Joan Mir (Suzuki Ecstar) berada di puncak klasemen dengan 137 poin. Dia belum pernah meraih satu kemenangan pun, tapi mampu enam kali naik podium.

Pada posisi kedua ditempati Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) yang mengemas 123 poin.

Dia sudah menang tiga kali, tapi tak pernah naik podium selepas meraih tiga kemenangannya itu.
Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) berada di urutan ketiga dengan 118 poin.

Dia mencetak sekali menang dan dua kali finis posisi kedua.

Petronas Yamaha SRT menghadirkan satu pembalapnya lagi, Franco Morbidelli, dalam pentas persaingan. Dia berada di peringkat keempat dengan mengoleksi 112 poin berkat dua kemenangan dan satu kali finis kedua.

Persaingan musim ini sudah mengerucut ke sejumlah nama. Namun, kuatnya nuansa kejutan dan drama yang hadir membuat klimaks persaingan akan tetap menghadirkan tanda tanya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.