in

Tiga Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Dimakamkan, Polisi Terus Lakukan Penyelidikan

Para pelayat berdoa bagi tiga jenasah Tri Iriana Wahyu Ningtyas (27) dan dua anaknya Destri (8), Zamzam Tabah Oktaviana (7). Ketiganya adalah warga RT 9/03 Dukuh Karangmalang, Desa Pilangrejo; Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, yang menjadi korban musibah perahu terbalik di Kedungombo. (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Ratusan pelayat memadati rumah duka keluarga Andi Sugiyanto, di RT 9/03 Dukuh Karangmalang, Desa Pilangrejo; Kecamatan Juwangi, Minggu (16/5).

Istri dan ketiga anak Andi Sugiyanto, menjadi korban meninggal dunia, musibah perahu terbalik di objek wisata warung apung Desa Wonoharjo; Kemusu, Sabtu (15/05) kemarin.

Hanya Andi yang selamat dalam kecelakaan perahu tersebut. Adapun istri Andi bernama Tri Iriana Wahyu Ningtyas (27) dan dua anaknya Destri (8), Zamzam Tabah Oktaviana (7) ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan. Adapun satu anaknya Najwa Kaira Wilda berumur 1 tahun, sampai Minggu (16/5) pagi belum diketemukan.

Kepala Desa Pilangrejo, Sukiman membenarkan kecelakaan yang telah menimpa keluarga Andi Sugiyanto. Sukiman mengatakan ada lima warga desanya yang menjadi korban kecelakaan perahu terbalik, satu selamat dan empat orang meninggal dunia.

“Kalau korban dari Desa Pilangrejo sudah tiga yang ditemukan, tapi kami juga masih menunggu, karena masih ada satu korban lagi yang belum ditemukan, kurang lebih umurnya satu tahun setengah,” terang Sukiman, seperti dirilis Boyolali.go.id.

Senada dengan keterangan kerabat, Sukiman menjelaskan bahwa jenazah dimakamkan dalam satu liang lahat, di pemakaman Sentono di Desa Juwangi, Kecamatan Juwangi.

Menurut pengakuan Sukiman, keluarga Andi adalah keluarga yang baik dan pergaulan bermasyarakat baik, terbukti dengan banyaknya pelayat yang hadir pada hari itu.

Seperti diberitakan, sebuah perahu wisata bermuatan 20 orang terbalik sekitar pukul 11.00  WIB. 11 orang berhasil diselamatkan dan sembilan orang tenggelam.

Perahu terbalik, saat mengantarkan para penumpang menuju warung apung di tengah waduk. Ketika hendak sampai warung apung, banyak penumpang yang maju untuk swafoto.

Akibatnya perahu oleng dan menjorok maju dan air mulai masuk. Perahu pun hilang keseimbangan dan akhirnya terbalik.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, mengatakan telah memeriksa pengelola objek wisata Waduk Kedung Ombo Boyolali. Dia juga sudah memerintahkan Ditpolair Polda jateng, untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan terkait kelalaian yang mengakibatkan hilang nyawa orang lain.

“Kami belum tetapkan tersangka. Namun penyidikan dan penyelidikan terus dilakukan. Saat ini kami masih fokus pada pencarian korban yang tenggelam,” kata Kapolda.

Dia mengatakan, pencarian korban dilakukan dengan menggunakan Underwater drones yaitu drone di dalam air. Drone ini untuk mendeteksi korban yang belum ditemukan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pengelola tempat wisata itu tidak mematuhi protokol kesehatan. Di samping itu juga tidak ada alat keselamatan penumpang.

“Memang sudah ada edaran di tempat-tempat wisata terkait pembatasan pengunjung yang masuk ke lokasi wisata di Jawa Tengah. Oleh karena itu, semua Dandim dan Kapolres mulai hari ini sudah melakukan pengecekan di semua lokasi wisata di tempat wilayahnya masing masing,” ujar jenderal bintang dua ini. (HS-08)

Share This

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Senin (17/5/2021)

Akhirnya Seluruh Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Berhasil Ditemukan