in

Tiga Atlet Kickboxing Kendal Wakili Jawa Tengah Di PON XX di Papua

Para atlet kickboxing Kendal saat beraudiensi dengan Ketua KONI Kabupaten Kendal, Subur Isnadi baru-baru ini.

 

HALO KENDAL – Kabupaten Kendal harus berbangga, tiga atlet kickboxingnya akan berlaga pada laga eksebisi PON XX di Papua nanti. Ketiga atlet kickboxing Kendal yang akan mewakili Provinsi Jawa Tengah yaitu Alfi Syifa Nila M di kelas 51 kilogram Putra, Dikta Fiana W di kelas 52 kilogram Putri, dan Dinni Alimah S di kelas 48 kilogram Putri.

Manager Kickboxing Kendal, Andhang Kuswandriyo mengatakan, sebenarnya ada lima atlet yang lolos, namun karena hanya tiga kelas yang dipertandingkan maka tidak semuanya bisa ikut berlaga.

“Kami akan membawa nama baik Kabupaten Kendal dan target kami adalah emas dalam pertandingan eksebisi di PON XX Papua. Untuk kesiapan atlet kami sudah maksimal,” ujarnya, Rabu (8/9/2021).

Dikatakan, sebelum berangkat ke Papua tim kickboxing yang dipimpin Andhang, sudah menghadap Ketua KONI Kabupaten Kendal, Subur Isnadi, Selasa kemarin (7/9/2021).

Andhang menjelaskan, pihaknya akan membawa tiga atlet dan pelatih untuk ikut serta dalam eksebisi PON XX di Papua tahun 2021.

Sebagai cabang olahraga baru di KONI Kabupaten Kendal, ada beberapa kendala yang dihadapi atlet kickboxing. Salah satunya keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki.

“Namun kami tetap bangga bisa melahirkan atlet yang handal dan mental juara.

Target kami adalah emas dalam setiap kejuaraan, dan kami bersyukur selalu bisa mendapatkannya, meski dalam kesederhanaan sarana dan prasarana,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut Eri Wijayanto salah satu pelatih kickboxing Kendal, berharap bisa diusahakan ada ring kickboxing di Kendal agar para atlet bisa berlatih dengan sempurna.

“Mereka berlatih tidak di atas ring, namun daya halusinasi mereka besar. Jadi saat laga beneran bisa menguasai teknik dan menang di atas ring yang sebenarnya,” kata Eri.

Sementara itu Ketua KONI Kendal, Subur Isnadi mengaku bangga dengan prestasi atlit kickboxing Kabupaten Kendal. Meski termasuk cabang olahraga baru namun sudah menunjukan prestasi.

“Tugas KONI adalah memberikan apresiasi bagi para atlet yang berprestasi.

Untuk itu, KONI Kendal akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan apresiasi meski banyak refocusing anggaran karena Covid-19,” tandasnya.
(HS)

Share This

Ruang Guru Wadahi dan Bangun Minat Pelajar terhadap Bidang Sains di Indonesia

Terdampak Pandemi, Tol Semarang-Batang Dapat Diskon PBB Sebesar Rp 1,4 Miliar