in

Tidak Tertarik Hadapi Dariush

Dustin Poirier/dok

HALO SEMARANG – Dustin Poirier (33) termasuk senior di jagat mixed martial arts (MMA), khususnya Ultimate Fighting Championship (UFC).

Dia sudah tampil di ajang pimpinan Dana White itu selama 11 tahun.

Beragam musuh yang mengerikan pernah dijajal kekuatannya oleh The Diamond, julukan Poirier.

Pada 2019, dia dikalahkan Khabib Nurmagomedov melalui cekikan.

Yang terakhir, 13 November lalu, Dustin terliba dalam duel berdarah kontra Michael Chandler.

Laga itu sarat serangan, dan Poirier berhasil memenanginya.

Saat membicarakan kriteria duel selanjutnya, The Diamond memasukkan Chandler dalam daftar tiga lawan yang membuatnya seperti masuk ke segitiga kekejaman.

Selain Chandler, dia menyebut Justin Gaethje dan mantan raja UFC, Eddie Alvarez.

‘’Itu duel-duel yang menyenangkan. Saya baru saja menyelesaikan segitiga kekejaman,’’ tutur Poirier seperti dilansir dari MMA Fighting.

Dustin memang tengah mencari lawan selanjutnya.
Jagoan pemilik rekor delapan kemenangan beruntun, Beneil Dariush, jadi salah satu mangsa yang bisa disikat Poirier.

Namun, dia ternyata kurang tertarik dengan Dariush.

‘’Jujur, tidak terlalu tertarik. Saat kita membahas orang-orang yang sudah saya lawan beberapa waktu terakhir, dia tidak terlalu menarik bagi saya,’’ jelasnya.

Sepertinya The Diamond lebih suka menunggu pemenang antara Islam Makhachev, juara kelas ringan UFC saat ini, dan Alexander Volkanovski.

UFC menetapkan Makhachev untuk menghadapi pemegang sabuk juara kelas bulu UFC itu. (HS-06)

Terlecut Ducati, Usung Misi Bangkit

Seharusnya Bukan Laga yang Susah