The Squad’s Emprit Ajak Masyarakat Untuk Terus Mewaspadai Penyebaran Covid-19

Tim Pemulasaran Jenazah “Squad ‘s Emprit” Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal.

 

HALO KENDAL – Dari data Tanggap Covid-19 Provinsi Jawa Tengah, posisi Kabupaten Kendal berada di urutan keempat kasus tertinggi dari 35 kabupaten/kota.

Kasus terkonfirmasi Kendal mencapai 3.755 orang, dan hingga saat ini masih melakukan perawatan kepada 617 pasien. Hal ini sesuai data Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Rabu (24/12/2020).

Untuk itulah Tim Pemulasaran Jenazah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal yang beranggotakan empat orang, Agus Purwanto, Irham Danu, Tutus Narsanu dan Agyl Syahriar mengimbau kepada warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan tidak memandang sebelah mata kasus Covid-19.

Anggota Tim Pemulasaran Jenazah Dinkes Kendal, Irham Danu mengatakan, dalam satu bulan terakhir kasus pemakaman korban Covid-19 terus mengalami peningkatan.

“Covid-19 di Kendal ini masih ada dan terbilang virusnya saat ini sudah bermutasi ketujuh generasi. Dengan posisi Kendal yang berada di urutan keempat, sudah jelas menunjukkan jika masyarakat harus waspada terhadap penyebaran virus ini,” terang Irham Danu.

Setidaknya setiap hari timnya menangani kasus pemakaman mencapai tiga jenazah korban Covid-19.

Bahkan Irham menyebut pemakaman pernah sebanyak delapan jenazah dalam sehari.

Menurutnya, rata-rata korban yang meninggal pada usia 40 ke atas. Namun ada juga beberapa yang usianya masih muda.

“Kita pernah bertugas memakamkan jenazah hingga dini hari, karena ada delapan jenazah yang harus kita makamkan. Biasanya per hari setidaknya dua sampai tiga jenazah,” jelasnya.

Sementara itu rekan satu timnya, Agus Purwanto menyayangkan masyarakat banyak yang menganggap sepele kasus Covid-19.

Dia pun mengungkapkan, pada awal munculnya wabah, banyak warga yang mulai patuh memakai masker, bahkan handsanitizer banyak diburu. Beberapa tempat di Kendal juga sempat sepi.

“Namun saat ini mulai banyak masyarakat yang tak menghiraukan protokol kesehatan bahkan berpergian. Kami di sini bekerja dengan tulus mengorbankan waktu untuk orang lain, kami hanya minta untuk protokol kesehatan ditegakkan mulai dari diri sendiri itu aja,” ungkap Agus Purwanto.

Adapun data terakhir, per 24 Desember 2020, angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Kendal telah menyentuh angka 150 orang, yang sembuh 2.988 dan yang dirawat ada 617 orang.

Untuk itu, Squad’s Emprit mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Seperti mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak untuk menahan penyebaran virus Covid-19.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.